Nganjuk - Kabar gembira disampaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, terkait perbaikan Jalan Raya Desa Kepanjen Selatan (Pensela), penghubung dua kecamatan.
Rencana itu disampaikan Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Esthi Lestari kepada wartawan, Kamis (22/10/2026). Katanya, perbaikan jalan di sana, akan dilakukan tahun ini.
Baca juga: Patroli Jogo Omah, Kapolres Nganjuk Sidak Stok BBM di Tiga SPBU
"Perbaikan Jalan Raya Kepanjen Selatan, Pansela itu masuk PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) 2026," ungkap Esthi.
Menurut Esthi, proyek perbaikan jalan tersebut saat ini sudah masuk tahap dokumen perencanaan. Sehingga dimungkinkan akan dikerjakan sebelum akhir tahun.
"Estimasi pelaksaannya November akhir atau awal Desember. Jadi nanti sudah bisa dieksekusi perencanaannya, setelah perencanaan baru pekerjaan fisiknya," papar dia.
Terkait panjang jalan yang akan diperbaiki, pihaknya mengaku masih dalam proses perhitungan.
Baca juga: Ribuan Warga Nganjuk Larut dalam 'Asmara' Bareng Charly Van Houten
"Jadi diusahakan nyambung, InsyaAllah dari jalan raya sampai timur diaspal baru semua," tambahnya.
Untuk diketahui, Jalan Raya Kepanjen Selatan masuk wilayah Kecamatan Pace. Jalan ini merupakan penghubung menuju Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom.
Pantauan di lokasi, Jalan Raya Pansela yang membutuhkan perbaikan memiliki panjang sekitar 800 meter. Kondisi aspalnya sebagain besar telah mengelupas.
Baca juga: Turnamen Bola Voli Dandim Cup 2026 Nganjuk Dimulai, 16 Tim Siap Adu Smash
Sementara Kepala Desa Kepanjen, Sugeng Purnomo menyambut baik rencana perbaikan Jalan Raya Pansela oleh Dinas PUPR Nganjuk. Karena menurutnya, kondisi jalan di sana telah rusak parah.
"Kami menyambut baik rencana itu. Apalagi PUPR tadi telah memastikan bahwa perbaikan akan dilaksanakan tahun ini, pada akhir November atau awal Desember. Karena jalan itu memang sudah lama sekali rusak," terang Sugeng.
Sugeng berharap perbaikan ruas jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. (Rd)
Editor : Redaksi