Bantu Tanggulangi Banjir di Gresik, Surabaya Kirim Dua Alat Berat Bangun Tanggul Kali Lamong

bacasaja.id
Dua alat berat milik Pemkot Surabaya sedang bekerja di Kali Lamong, Gresik. (IST)

BACASAJA.ID - Usai mengirim bantuan alat berat ke Kota Batu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan mengirimkan bantuan alat berat juga ke Kabupaten Gresik.

Pasalnya, di Gresik terkena banjir dari luapan Kali Lamong. Pengiriman dua alat berat beserta personelnya itu atas perintah langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Peluang Replikasi Pengolahan Sampah dan Permukiman Layak Huni Singapura

“Berdasarkan arahan Pak wali kota, semalam kami langsung mengirimkan dua alat berat beserta 10 personil untuk membantu penanganan banjir di Kabupaten Gresik,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya, Erna Purnawati, dikutip Senin (08/11/2021).

Saat berkoordinasi dengan jajaran di Pemkab Gresik, ternyata mereka meminta bantuan untuk menangani Kali Lamong, tepatnya di sekitar Morowudi atau Jembatan Boboh Gresik. Di tempat tersebut, jajaran Pemkot Surabaya beserta dua alat beratnya melakukan pengerukan sedimen Kali Lamong.

"Jadi, dua alat berat itu kami turunkan ke sungai Kali Lamong, karena memang pada saat itu endapannya sudah mengeras. Kami keruk endapan itu dan kami bikinkan tanggul di pinggirnya," kata Erna.

Baca juga: Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Selain melakukan pengerukan dan pembuatan tanggul, Erna mengaku anak buahnya juga menelusuri saluran air di bawah Jembatan Boboh, dan ternyata ditemukan ada satu saluran yang diduga tersumbat dan tidak bisa dialiri air.

"Di bawah Jembatan Boboh itu kan ada dua pilar dengan dua terowongan. Nah, salah satu terowongan ini kering. Air juga tidak bisa mengalir ke sana, mungkin karena tersumbat, dan bisa jadi ini juga penyebab banjir hingga menyebabkan airnya meluap," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi

Oleh karena itu, ia mengaku masih mencari cara untuk mengatasi dan menangani terowongan yang tersumbat tersebut, sehingga diharapkan dua terowongan itu bisa dialiri air dengan lancar, dan air di wilayah tersebut tidak meluap lagi.

"Karena memang permintaannya di sekitar Jembatan Boboh, ya kami akan garap di sekitar jembatan tersebut. Kami keruk endapan sedimennya untuk dijadikan tanggul, kami juga fokus untuk menangani terowongan di bawah jembatan supaya bisa dialiri air. Dengan cara ini, kami berharap air Kali Lamong di sekitar Jembatan Bobo tidak meluap lagi," pungkasnya. (PMK/RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru