SURABAYA - Layanan kegawatdaruratan melalui Command Center 112 yang merupakan salah satu andalan pemerintah kota surabaya. Di masa libur lebaran sesuai dengan data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) terekam terdapat 161 laporan kejadian.
Laporan yang masuk dan mendapatkan respon penanganan terdiri dari kecelakaan lalu lintas , penemuan jenazah , gangguan hewan lepas / liar , Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Baca juga: Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi
Wakil Walikota Armuji menyampaikan dalam keterangannya bahwa layanan Command Center 112 saat ini juga kembali menangani kegawatdaruratan medis melalui Tim Gerak Cepat (TGC).
"Memang beberapa waktu lalu hampir semua tenaga medis bergulat dengan covid - 19 , mulai melakukan tracing , testing hingga therapy saat ini layanan kegawat daruratan medis bisa di akses kembali" , kata Cak Ji.
Baca juga: Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad
Selain menyiapkan Contact Center layanan kesehatan 24 Jam di 63 Puskesmas se - Kota Surabaya , diharapkan dengan layanan TGC untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis dapat terlayani dengan baik.
"Dengan Command Center 112 merupakan ikhtiar Pemerintah Kota Sudabaya memberikan rasa aman , nyaman dan pelayanan responsif bagi warga yang menbutuhkan", tegas Wakil Walikota Surabaya tersebut.
Baca juga: Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara
Ia juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintahan Eri Cahyadi - Armuji untuk mampu mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik Pemerintah Kota Surabaya.
"Orientasi kita adalah bagaimana rakyat bisa diperhatikan dan terlayani" , imbuhnya. (*)
Editor : Redaksi