PMI Kolaborasi dengan Yayasan Amway Peduli, Edukasi Gut Health di Unair

bacasaja.id
Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan

SURABAYA - Yayasan Amway Peduli berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta perguruan tinggi, menggelar kegiatan edukasi kesehatan terkait saluran pencernaan di Kampus B Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Kegiatan ini berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan saluran pencernaan (gut health), yang memiliki hubungan erat dan saling memengaruhi secara timbal balik dengan sistem hormon tubuh.

Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Apresiasi BEM FEB Unair Kawal APBD 2025 Bidang Pendidikan

Sistem pencernaan tidak hanya berfungsi mencerna makanan, tetapi juga berperan sebagai organ endokrin yang memproduksi berbagai hormon penyokong fungsi tubuh. Sebaliknya, fluktuasi hormon turut berdampak langsung pada kinerja pencernaan.

Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan, menyampaikan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2000 ini konsisten berfokus pada edukasi kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Riana menjelaskan, strategi program Corporate Social Responsibility (CSR) ini dirancang untuk membangun kolaborasi lintas pemangku kepentingan guna memperkuat dampak sosial yang berkelanjutan.

Baca juga: HTTS 2025: Pemkot Surabaya Teguhkan Komitmen Jaga Generasi Muda dari Bahaya Rokok

Kemitraan ini melibatkan yayasan, perguruan tinggi, organisasi kesehatan, PMI, pemerintah, hingga komunitas.

"Dampak program CSR ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang kesehatan dan kesejahteraan, meliputi edukasi gut health, gizi, pola hidup sehat, serta aksi kepedulian sosial. Kegiatan semacam ini akan sering kami lakukan dan semoga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujar Riana, Jumat (23/10/2026).

Sementara itu, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), dr. Dendy Dwi Kurnia Putra, SpOG, M.Ked.Klin, menegaskan bahwa indikator tubuh sehat tidak bisa hanya diukur dari angka timbangan semata.

Baca juga: 3 Guru Besar Bersaing di Bursa Calon Rektor Surabaya, Siapa Bakal Gantikan Prof Nasih?

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

dr. Dendy menambahkan, program penurunan berat badan idealnya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing.
"Diet yang tepat bukan berarti memangkas atau menghilangkan seluruh jenis makanan, melainkan mengatur porsi dan memilih asupan yang lebih sehat," katanya.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru