Lulus Kuliah Mau Jadi Apa? Simak, Bupati Mas Dhito Berbagi Tips Masuk Dunia Kerja

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana alias Mad Dhito
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana alias Mad Dhito

i

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membagikan tips masuk dunia kerja kepada calon sarjana S1 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan menekankan pentingnya integritas ketika bekerja.

Hal itu dia sampaikan saat diundang menjadi narasumber (narsum) pembekalan kepada calon wisudawan Fakultas Hukum UGM mengenai dunia kerja dalam sektor pemerintahan.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini mengemukakan banyak aspek yang harus dipelajari dan diperkuat ketika sudah masuk dunia kerja. Hal itu juga harus dipahami oleh mahasiswa.

“Menjadi seorang sarjana hukum yang mau masuk ke pemerintahan itu tidak aspek hukum yang saja yang harus diperkuat, (juga) bagaimana integritas-nya,” kata Bupati Kediri dalam rilisnya dikutip dari laman resmi PDIP Jawa Timur, Selasa (21/11/2023).

Mas Dhito menyampaikan, sarjana hukum memiliki peluang lebar bekerja di pemerintahan. Bidang hukum dinilai menjadi aspek mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, ada banyak hal yang harus dikaji, mulai dari tugas-tugas perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pekerjaan, monitoring, evaluasi hingga pelaporan yang sangat membutuhkan pengetahuan dan kompetensi di bidang hukum.

Selain itu, sebut dia, menjadi penting dalam dunia kerja termasuk di pemerintahan seorang pegawai tidak cukup hanya bermodal pintar, melainkan lebih dari itu pegawai harus menjunjung tinggi kejujuran dan loyalitas. Dengan itu, bisa menjadi bekal karir ke depan bisa lancar.

“Pintar, jujur, loyal ini rumus yang sangat penting. Kalau adik-adik punya ketiga-tiganya, saya jamin karir kalian akan bagus dimanapun kalian berada,” ujarnya.

Bupati yang juga kader PDI Perjuangan ini menambahkan, bekerja di pemerintahan terlebih di daerah, persoalan yang ditangani lebih komplek.

Sebab, banyak persoalan mikro yang ada di masyarakat harus diperhatikan pemerintah daerah.

Hal itu juga menjadi tugasnya untuk tetap mengidentifikasi berbagai masalah di masyarakat sehingga bisa dicarikan solusinya.

“Jadi stigma lulusan hukum itu tak hanya berkutik di bidang hukum. Selain itu tugas dalam pemerintahan harus mampu mengidentifikasi masalah dan memotret permasalahan yang ada di masyarakat,” jelas Mas Dhito. (*)

Berita Terbaru

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYA - Dalam upaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar…

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat turun langsung melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Mamuju untuk mencari akar persoalan penyaluran bahan bakar m…

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

SURABAYA – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Heritage Walk: Resolusi Jihad pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan y…

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

PB XIV memainkan wayang pusaka Kanjeng Kiai Jimat peninggalan Pakubuwono IV dalam Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta.…

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…