Cak dan Ning 2025 Terpilih, Grand Final PCNS Ajang Kolaborasi dan Pagelaran Kerakyatan!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cak Vincentius Mario Raditya dan Ning Mercia Meixi dinobatkan sebagai Cak dan Ning Surabaya 2025.
Cak Vincentius Mario Raditya dan Ning Mercia Meixi dinobatkan sebagai Cak dan Ning Surabaya 2025.

i

SURABAYA, Bacasaja.id - Rangkaian pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025 telah usai setelah proses pemilihan sejak 19 September 2025. Cak Vincentius Mario Raditya dan Ning Mercia Meixi dinobatkan sebagai Cak dan Ning Surabaya 2025.

Grand Final Pemilihan Cak Ning dibuka dengan tarian khas Surabaya dan parade 15 pasang finalis. Acara ini dihadiri ratusan orang diadakan pada 11 Oktober 2025 bertempat di Tugu Pahlawan Surabaya , dengan bertajuk tema “The Soul of Collaboration”.

Proses penilaian seluruh finalis dimulai sejak karantina selama satu minggu penuh. Mereka diuji, diasah, dan dibekali dengan wawasan tentang sejarah dan program Kota Surabaya serta bagaimana kerja kolaboratif sebagai Duta Pariwisata. Grand Final menjadi ajang orasi gagasan 15 pasang finalis tentang kolaborasi dan gotong royong pemuda untuk mewujudkan program pembangunan kota yang berbudaya melalui pariwisata.

Para dewan juri yakni Cak Dimas Perdana (Cak Surabaya 2002 / Ketua Dewan Juri), Ning Juliana Eva Wati (Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya), M. Iman Dwihartanto ( Direktur KLIK FM 100,5), Herdina Indrijati (Dosen Psikolog Universitas Airlangga), serta Rojil Nugroho Bayu Aji (Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya).

“Kontes Cak dan Ning hanya berlangsung selama 180 menit diatas pangungg, selanjutnya semua berkolaborasi mendukung pembangunan Kota Surabaya melalui program dan promosi kebudayaan dan pariwisata.” Ujar Ning Zerlin, Ketua Umum Paguyuban Cak dan Ning Surabaya.

Ning Zerlin juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen yang mensupport kegiatan ini, baik Pemerintah Kota, Disbudporapar, sponsor, serta pelaku dan kampung – kampung wisata di Surabaya.

Acara ini juga melibatkan UMKM dari kelompok disabilitas binaan Pemerintah Kota Surabaya, serta bagi – bagi Semanggi dan Es Puter, makanan khas Surabaya, secara gratis kepada seluruh tamu dan penonton yang hadir meramaikan.

Pemilihan Cak dan Ning diselenggarakan setiap tahun oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya bersama Paguyuban Cak dan Ning Surabaya. Cak dan Ning Surabaya menjadi representatif kepemudaan kota dan bertugas mempromosikan pariwisata, budaya, serta program pemerintah Kota Surabaya. (*)

 

Berita Terbaru

Dekatkan Diri ke Masyarakat, Jajaran Polres Mamasa Gelar Subuh Keliling dan Dialog Kamtibmas

Dekatkan Diri ke Masyarakat, Jajaran Polres Mamasa Gelar Subuh Keliling dan Dialog Kamtibmas

Sabtu, 17 Okt 2026 12:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:29 WIB

MAMASA – Menindaklanjuti arahan Kapolda Sulbar untuk memasifkan pendekatan humanis, jajaran Polres Mamasa serentak bergerak melaksanakan kegiatan Subuh K…

Lewat Subuh Keliling, Kabidpropam dan Kabidkum Polda Sulbar Ingatkan Bintara Remaja Bahaya Judol dan Pinjol

Lewat Subuh Keliling, Kabidpropam dan Kabidkum Polda Sulbar Ingatkan Bintara Remaja Bahaya Judol dan Pinjol

Sabtu, 17 Okt 2026 12:20 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:20 WIB

POLDA SULBAR – Ada pesan kehidupan yang mendalam dalam kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan Kabidpropam dan Kabidkum Polda Sulawesi Barat bersama para B…

Subuh Keliling: Kapolresta Mamuju Sapa Warga Usai Ibadah, Bangun Kepercayaan dari Hati ke Hati

Subuh Keliling: Kapolresta Mamuju Sapa Warga Usai Ibadah, Bangun Kepercayaan dari Hati ke Hati

Sabtu, 17 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:17 WIB

MAMUJU - Kehadiran kepolisian tidak hanya terlihat saat ada gangguan keamanan, tetapi juga di saat-saat damai seperti momen ibadah. Melalui program Subuh…

Gusti Moeng Turun Langsung, Revitalisasi Keraton Kulon Soroti Keaslian Bangunan

Gusti Moeng Turun Langsung, Revitalisasi Keraton Kulon Soroti Keaslian Bangunan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:09 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:09 WIB

Revitalisasi tiga bangunan Keraton Kulon di Karaton Surakarta Hadiningrat mulai berjalan. Gusti Moeng dan PB XIV menekankan pelestarian bangunan asli.…

Dari Masjid, Polisi Dengar Suara Umat: Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling

Dari Masjid, Polisi Dengar Suara Umat: Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling

Sabtu, 17 Okt 2026 08:56 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:56 WIB

POLDA SULBAR - Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak harus selalu diawali dengan laporan atau persoalan hukum. Terkadang, kedekatan justru lahir dari …

Terungkap di Surabaya dan Sidoarjo! Gadis ini Dipaksa Layani 10 Pria Sehari

Terungkap di Surabaya dan Sidoarjo! Gadis ini Dipaksa Layani 10 Pria Sehari

Sabtu, 17 Okt 2026 08:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:50 WIB

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur membongkar kasus d…