Polri Ungkap Peran Mantan Artis Wanita dalam Jaringan Penipuan Online

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ilustrasi
ilustrasi

i

JAKARTA- Seorang wanita mantan artis ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan daring jaringan internasional yang beroperasi di Solo Baru. Perempuan berinisial F tersebut diketahui berperan sebagai model yang melayani panggilan video sesuai permintaan korban.

Peran tersebut diungkap Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah Kombes Himawan Susanto Saragih dalam konferensi pers resmi. Keterangan itu disampaikan saat pengungkapan kasus jaringan penipuan daring internasional yang menargetkan korban dari berbagai negara.

"Model yang kami amankan bertugas melayani panggilan video sesuai kebutuhan dan keinginan korban dalam operasinya. Peran tersebut dilakukan untuk meyakinkan korban sebelum mengambil keputusan investasi yang ditawarkan pelaku lainnya." katanya dalam keterangan pers yang diterina RRI, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan tim pemasaran lebih dahulu bertugas mencari dan mendekati calon korban melalui berbagai metode daring. Ketika korban masih ragu berinvestasi, model kemudian ditampilkan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap skema tersebut.

Menurutnya, model tidak terlibat dalam proses pemasaran awal yang dilakukan anggota jaringan penipuan tersebut. Namun kehadirannya digunakan untuk memperkuat keyakinan korban agar segera menanamkan dana pada investasi yang ditawarkan.

"Saat korban membutuhkan keyakinan tambahan, yang ditampilkan bukan lagi marketing melainkan seorang model kepada korban. Tujuannya agar korban segera melakukan investasi sesuai penawaran yang sebelumnya telah diberikan oleh jaringan tersebut." ucapnya.

Sementara itu, Polda Jawa Tengah menggandeng FBI untuk mendalami kasus komplotan penipu daring bermarkas di Solo Baru. Langkah tersebut dilakukan karena mayoritas korban dalam perkara ini merupakan warga negara Amerika Serikat.

Melalui kerja sama tersebut, penyidik berharap memperoleh informasi tambahan langsung dari para korban yang berada. Tercatat terdapat 133 korban dalam kasus tersebut dan sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

"Karena mayoritas korban berasal dari Amerika Serikat, kami akan berkolaborasi dengan FBI untuk pendalaman lebih lanjut. Kerja sama ini diharapkan membantu memperoleh informasi penting dari para korban yang berada di sana." ujarnya, menegaskan.

Baca juga:OJK Gandeng Australia Perkuat Kerja Sama Berantas "Scam" Keuangan
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil membongkar sindikat kejahatan siber internasional yang menggunakan modus love scamming. Sebanyak 27 warga negara asing diamankan dalam operasi penindakan di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Plt Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman mengatakan pengungkapan kasus bermula dari proses pendalaman serta profiling lokasi. Tim kemudian bergerak menuju sejumlah titik yang dicurigai menjadi pusat aktivitas jaringan kejahatan tersebut.

"Pada 8 Januari 2026, tim bergerak menuju lokasi pertama di kawasan Gading Serpong untuk pemeriksaan. Sebanyak empat belas warga asing diamankan ketika diduga sedang menjalankan aktivitas yang mencurigakan di lokasi." katanya. (*)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…