Revitalisasi Kawasan Karaton Surakarta Dimulai, Keputren dan Museum Berstandar Internasional Jadi Fokus

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SISKS Paku Buwono XIV bersama para Sentana Dalem Karaton Surakarta menerima rombongan Dirjen Kebudayaan Kementerian Kebudayaan di Sasana Handrawina Karaton Surakarta
SISKS Paku Buwono XIV bersama para Sentana Dalem Karaton Surakarta menerima rombongan Dirjen Kebudayaan Kementerian Kebudayaan di Sasana Handrawina Karaton Surakarta

i

SOLO – Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Karaton Surakarta Hadiningrat resmi memulai program revitalisasi kawasan Karaton Surakarta Hadiningrat. Program tersebut diawali dengan sosialisasi di Sasana Handrawina Karaton Surakarta, Jumat (17/7/2026), dan ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan atau pada Desember 2026.

Kegiatan sosialisasi dihadiri Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah, SISKS Paku Buwono XIV, para Sentana Dalem Karaton Surakarta yang mewakili trah Paku Buwono II hingga Paku Buwono XII, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, serta jajaran Karaton Surakarta Hadiningrat.

Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd., atau yang akrab disapa Gusti Moeng, mengatakan revitalisasi kali ini tidak hanya menyasar bangunan inti Karaton, tetapi juga kawasan yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan edukasi.

"Alhamdulillah, hari ini Karaton Surakarta Hadiningrat bersama Kementerian Kebudayaan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Kebudayaan dan BPK Jawa Tengah mengadakan sosialisasi dimulainya revitalisasi kawasan Karaton Surakarta," kata Gusti Moeng saat ditemui di Sasana Handrawina, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, penggunaan istilah kawasan menunjukkan bahwa pekerjaan revitalisasi mencakup area di luar maupun di dalam Kedhaton Karaton Surakarta.

"Kenapa saya sampaikan kawasan? Karena ini meliputi di luar Kedhaton dan di dalam Karaton," ujarnya.

Pada tahap awal ini, revitalisasi difokuskan pada kawasan Keputren atau Karaton Kulon (Karaton bagian barat) yang merupakan salah satu area penting di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat. Selain itu, pekerjaan juga mencakup Museum Karaton, termasuk penataan dan pengembangan ruang pamer dengan standar internasional agar koleksi benda-benda bersejarah dapat ditampilkan secara lebih representatif sesuai kaidah permuseuman modern.

Gusti Moeng menjelaskan, proses revitalisasi telah disusun dengan target penyelesaian selama empat bulan.

"Waktunya hanya empat bulan, diharapkan nanti Desember selesai," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan, menyatakan kehadirannya dalam sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pelestarian Karaton Surakarta Hadiningrat sebagai salah satu cagar budaya nasional.

Revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama Karaton Surakarta Hadiningrat untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya bangsa. Selain mempertahankan keaslian bangunan bersejarah, program tersebut juga bertujuan meningkatkan fungsi Karaton sebagai pusat pelestarian budaya Jawa, pendidikan, penelitian, dan destinasi wisata sejarah.

Dengan hadirnya kawasan Keputren yang tertata serta Museum Karaton dengan ruang pamer berstandar internasional, Karaton Surakarta diharapkan semakin representatif sebagai pusat kebudayaan yang mampu menarik minat masyarakat, pelajar, peneliti, maupun wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Program revitalisasi ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata budaya dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus memastikan warisan budaya Karaton Surakarta tetap lestari bagi generasi mendatang. (*)

 

Berita Terbaru

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menjemput paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Diketahui, Nusron sudah dua kali tidak…

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

PROBOLINGGO - Petugas gabungan yang menjadi korban waktu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

POLDA SULBAR– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi k…

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

POLDA SULBAR - Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui pelayanan yang bersih, penanganan perkara yang adil, serta sikap humanis di jalan r…

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat terus mengintensifkan kegiatan patroli malam secara berkala di sejumlah titik rawan…

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp800 juta dari kuasa hukum Hercules Rosario Marcal terkait penyidikan dugaan korupsi ATR/BPN. P…