Dua tambahan korban nyawa

Ibu dan Anak Ditemukan Jadi Korban Meninggal akibat Longsor Nganjuk

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah TIM SAR mengevakuasi jenazah korban tanah longsor di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (15/2/2021).
Sejumlah TIM SAR mengevakuasi jenazah korban tanah longsor di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (15/2/2021).

i

BACASAJA.ID - Sebanyak dua korban tanah longsor di Nganjuk kembali ditemukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Senin (15/2/2021) malam.

Ironisnya, dua korban itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Mirisnya lagi, mereka diketahui sebagai ibu dan anak.

Terkait hal ini, Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo mengungkapkan, para korban meninggal tersebut keduanya satu keluarga dan sama-sama berjenis kelamin perempuan.

"Kedua jenazah dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk untuk diidentifikasi. Identitasnya akan kami informasikan menyusul," ungkap Hari, dikutip dari Antara. 

Oleh sebab penemuan ini, pihak SAR sendiri terus menggelar evakuasi dan berharap korban-kornan lainnya yang diduga tertimbun tanah segera ditemukan.

Sebelumnya, sebanyak 23 orang hingga Senin (15/2/2021), dilaporkan belum ditemukan usai banjir dan tanah longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (14/2) petang.

Dalam bencana ini banyak rumah warga terkena dampak. Sedang genangan air hingga 2,5 meter.

Selain itu, ada dua korban yang telah ditemukan meninggal dunia, termasuk dua orang lainnya masih ada yang dalam keadaan luka-luka.

Dengan ditemukannya dua korban jiwa tambahan, maka hingga Senin malam sudah empat orang dinyatakan meninggal dunia. (tna/rg4)

Berita Terbaru

Divonis 1,6 Tahun, Kuasa Hukum Goli Korlita Pertimbangkan Langkah Banding

Divonis 1,6 Tahun, Kuasa Hukum Goli Korlita Pertimbangkan Langkah Banding

Rabu, 23 Sep 2026 17:54 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara terhadap Goli Korlita dalam perkara dugaan penggelapan dalam …

Kapolda Sulbar Salurkan 30 Ton Air Bersih untuk Warga Pulau Ambo dan Papotongan

Kapolda Sulbar Salurkan 30 Ton Air Bersih untuk Warga Pulau Ambo dan Papotongan

Rabu, 23 Sep 2026 13:51 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:51 WIB

POLDA SULBAR- Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Bantuan air bersih dari Kapolda …

Kapolresta Mamuju: Pelaku Penganiayaan di SPBU Simbuang Dijerat KUHP Baru dan UU Darurat Senjata Tajam

Kapolresta Mamuju: Pelaku Penganiayaan di SPBU Simbuang Dijerat KUHP Baru dan UU Darurat Senjata Tajam

Rabu, 23 Sep 2026 13:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:48 WIB

MAMUJU - Kapolresta Mamuju menerangkan bahwa terduga pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam di SPBU Simbuang, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, telah …

Cegah Keributan Antrean Solar, Polresta Mamuju Perkuat Patroli dan Koordinasi dengan SPBU

Cegah Keributan Antrean Solar, Polresta Mamuju Perkuat Patroli dan Koordinasi dengan SPBU

Rabu, 23 Sep 2026 13:46 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:46 WIB

MAMUJU - Polresta Mamuju akan meningkatkan langkah pencegahan di sejumlah SPBU, khususnya yang melayani pengisian BBM jenis solar, pasca terjadinya dugaan …

Gerak Cepat Resmob Polresta Mamuju, Terduga Pelaku Penganiayaan di SPBU Simbuang Berhasil Diamankan

Gerak Cepat Resmob Polresta Mamuju, Terduga Pelaku Penganiayaan di SPBU Simbuang Berhasil Diamankan

Rabu, 23 Sep 2026 13:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:43 WIB

MAMUJU- Personel Unit Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan seorang laki-laki berinisial AF alias Budi, 23 tahun, yang diduga terlibat…

Camelia Habiba Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya, Bidik Kader Pemimpin Baru dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

Camelia Habiba Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya, Bidik Kader Pemimpin Baru dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

Rabu, 23 Sep 2026 13:38 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:38 WIB

SURABAYA – Camelia Habiba kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya untuk periode khidmah 2025–2030. Pel…