Ada Tas Mencurigakan, Jalan Ahmad Yani Ditutup, Tim Gegana Diterjunkan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan Ahmad Yani Surabaya yang ditutup polisi saat menemukan benda mencurigakan berupa tas. (Istimewa)
Jalan Ahmad Yani Surabaya yang ditutup polisi saat menemukan benda mencurigakan berupa tas. (Istimewa)

i

BACASAJA.ID - Sebuah tas warna hitam mencurigakan tergeltak di tepi Jalan Ahmad Yani, Surabaya tepatnya di depan Mal Royal Plaza, Sabtu (17/4). Beberapa mobil polisi sempat menutup sebagian jalan untuk mengevakuasi benda mencurigakan yang ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB itu.

Jalur arah masuk Kota Surabaya ditutup sebagian dengan penjagaan polisi. Hingga pukul 02.05 petugas masih berjaga. Informasi yang dihimpun, benda misterius itu berupa tas ransel hitam yang diduga di dalamnya berisi kabel.

"Ini tadi bentuknya tas ransel warna hitam. Tas sudah dievakuasi Tim Gegana untuk diperiksa," kata seorang polisi yang sedang berjaga di lokasi.

Sekitar pukul 02.20 WIB, sebagian Jalan Ahmad Yani yang sebelumnya ditutup akhirnya dibuka kembali.

Sementara, tim Gegana membawa barang tersebut ke kantor polisi terdekat untuk diperiksa. Setelah diperiksa tas mencurigakan itu rupanya bukan berisi barang berbahaya, melainkan benda elektronik milik seorang pengamen.

"Isinya speaker aktif," kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan bahwa pemilik tas sudah diketahui keberadaannya. Saat ini tengah dibawa menuju Mapolsek Wonokromo untuk dimintai keterangan.

"Yang punya barang sedang diperiksa di Polsek," ucap Hartoyo. (ads)

Berita Terbaru

Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka

Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka

Senin, 12 Okt 2026 19:11 WIB

Senin, 12 Okt 2026 19:11 WIB

Polda Sulbar - Aksi unjuk rasa dari puluhan Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (AMS) yang digelar dihalaman Mapolda Sulbar terkait penanganan kasus pengeroyokan…

SAAT BEBERAPA TOKOH AKAR RUMPUT PDIP SURABAYA MENYEBERANG KE PSI: "Bukan Soal Uang, Tapi Soal Dihargai"

SAAT BEBERAPA TOKOH AKAR RUMPUT PDIP SURABAYA MENYEBERANG KE PSI: "Bukan Soal Uang, Tapi Soal Dihargai"

Senin, 12 Okt 2026 17:30 WIB

Senin, 12 Okt 2026 17:30 WIB

Oleh: Tri Widayanto Koordinator Liputan Bacasaja.id Lanskap geopolitik Kota Surabaya kembali berada dalam episentrum guncangan elektoral yang tidak biasa.…

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Korupsi di ATR/BPN

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Korupsi di ATR/BPN

Senin, 12 Okt 2026 15:55 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk menelusuri dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu disampaikan tokoh …

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Senin, 12 Okt 2026 15:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutakhirkan data kesejahteraan Sulis Setyowati (62), seorang lansia yang bekerja sebagai pemulung di Kelurahan …

Penyelundupan Kokain Cair di Bandara Ngurah Rai Terungkap, WN Brasil Ditahan

Penyelundupan Kokain Cair di Bandara Ngurah Rai Terungkap, WN Brasil Ditahan

Senin, 12 Okt 2026 15:34 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:34 WIB

DENPASAR– Polda Bali terus mendalami kasus dugaan penyelundupan narkotika jenis kokain cair seberat sekitar 3,6 kilogram yang melibatkan seorang perempuan w…

Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi

Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi

Senin, 12 Okt 2026 12:09 WIB

Senin, 12 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin …