Edan! Satu Tabung Oksigen 1 m3 Lengkap Dijual seharga Rp7 Juta di Surabaya, padahal Aslinya cuma Segini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satu set tabung oksigen lengkap yang dijual Rp7 juta di Surabaya. (Memonews)
Satu set tabung oksigen lengkap yang dijual Rp7 juta di Surabaya. (Memonews)

i

BACASAJAID - Kian merebaknya COVID-19 di Kota Surabaya, membuat semakin banyak pula warga yang terpapar. Hal itu membuat mereka disarankan untuk menjalani isolasi mandiri (isoman).

Nah, saat isoman itulah banyak dari pasien COVID-19 yang membutuhkan tabung oksigen. Tapi, banyaknya peminat tabung oksigen malah disalahgunakan oleh penjual untuk meraup keuntungan berlipat ganda dari harga rata-rata di pasaran.

Himbauan serta larangan dari petugas kepolisian agar pedagang oksigen tak menjual tabung oksigen di atas rata-rata tak dihiraukan. Bahkan, harganya mencapai Rp7 juta satu paket lengkap tabung ukuran 1 meter kubik (m3).

Harga tabung jutaan rupiah itu menghebohkan warga Surabaya. Salah satu pengurus dan juga Satgas Covid RT berinisial MY (49) menyayangkan oknum warga yang menjual mahal barang yang saat ini sangat langka dan dibutuhkan itu.

“Gila-gilaan jualnya, Mas. Biasanya cuma Rp700 ribu - Rp800 ribu, tabungnya dan regulatornya cuma Rp150 ribuan,” kata MY, Sabtu (17/7/2021)

MY yang juga petugas Satgas Covid kampung tangguh ini juga berharap agar petugas menindak penjual yang nakal dan sengaja mencari keuntungan besar.

Namun saat ditanya di mana lokasi tempat penjualnya, pembelinya tak begitu jelas memberikan informasinya.

“Iya pembelinya orang gang saya mas, tapi gak ngaku beli dimana,” tambah MY.

Sebelumnya, Timsus Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, membongkar perdagangan alat kesehatan (tabung oksigen) di Sidoarjo yang diketahui dijual belikan melalui media sosial Facebook (FB).

Atas peristiwa ini, polisi menangkap tiga orang tersangka pada, Jumat 9 Juli 2021. Mereka yang diamankan yakni, AS, FR dan TW.

Ketiga tersangka ini mempunyai peran masing-masing, untuk tersangka AS, dia membeli tabung oksigen dari PT. NI dengan harga Rp 700.000, dan menjualnya kembali ke tersangka FR dengan harga Rp 1.350.000, dimana harga eceran tertinggi Rp 750.000.

Tersangka AS dalam menjalankan aksinya dibantu oleh tersangka TW, yang tak lain adalah adik kandungnya sendiri. Dimana tersangka TW memasarkan tabung oksigen melalui Facebook dan juga Whatshapp grup.

Dari usaha jual tabung oksigen tersebut, tersangka AS dan TW memperoleh keuntungan setiap tabung oksigen sebesar Rp 650.000.

Kepada para pelaku akan dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. (mms/rg4)

Berita Terbaru

Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka

Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka

Senin, 12 Okt 2026 19:11 WIB

Senin, 12 Okt 2026 19:11 WIB

Polda Sulbar - Aksi unjuk rasa dari puluhan Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (AMS) yang digelar dihalaman Mapolda Sulbar terkait penanganan kasus pengeroyokan…

SAAT BEBERAPA TOKOH AKAR RUMPUT PDIP SURABAYA MENYEBERANG KE PSI: "Bukan Soal Uang, Tapi Soal Dihargai"

SAAT BEBERAPA TOKOH AKAR RUMPUT PDIP SURABAYA MENYEBERANG KE PSI: "Bukan Soal Uang, Tapi Soal Dihargai"

Senin, 12 Okt 2026 17:30 WIB

Senin, 12 Okt 2026 17:30 WIB

Oleh: Tri Widayanto Koordinator Liputan Bacasaja.id Lanskap geopolitik Kota Surabaya kembali berada dalam episentrum guncangan elektoral yang tidak biasa.…

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Korupsi di ATR/BPN

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Korupsi di ATR/BPN

Senin, 12 Okt 2026 15:55 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk menelusuri dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu disampaikan tokoh …

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Senin, 12 Okt 2026 15:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutakhirkan data kesejahteraan Sulis Setyowati (62), seorang lansia yang bekerja sebagai pemulung di Kelurahan …

Penyelundupan Kokain Cair di Bandara Ngurah Rai Terungkap, WN Brasil Ditahan

Penyelundupan Kokain Cair di Bandara Ngurah Rai Terungkap, WN Brasil Ditahan

Senin, 12 Okt 2026 15:34 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:34 WIB

DENPASAR– Polda Bali terus mendalami kasus dugaan penyelundupan narkotika jenis kokain cair seberat sekitar 3,6 kilogram yang melibatkan seorang perempuan w…

Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi

Pemkot Surabaya Gelar Upacara HUT ke-81 Jawa Timur, Wali Kota Eri Tekankan Sinergi Ekonomi dan Transportasi

Senin, 12 Okt 2026 12:09 WIB

Senin, 12 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin …