Film Ketika Bung di Ende (2013), Menyelami Kisah Soekarno di Pengasingan dan Peran Besar Inggit Garnasih

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Film Ketika Bung di Ende (2013).
Film Ketika Bung di Ende (2013).

i

Film Ketika Bung di Ende,

Menyelami Kisah Soekarno di Pengasingan dan Peran Besar Inggit Garnasih

Oleh: Ira Lathief, penulis - Blogger, Author of 17 books, Creativepreneur, Founder @jakartafoodtraveler @wisatakreatifjakarta @festivalkebhinekaan. Co founder @dmarcomartabak.

SEBELUM bulan Agustus berakhir, saya ingin merekomendasikan sebuah film yang bagus banget, film tentang kisah Soekarno ketika diasingkan di Ende.

Sayangnya film Ketika Bung di Ende yang dibuat tahun 2013 dan disutradarai Viva Westi ini kurang ngehits dibanding film Soekarno (Indonesia Merdeka) besutan Hanung Bramantyo yang juga dibuat di tahun yang sama.

Baim Wong pemeran Soekarno di film ini aktingnya begitu memikat. Tapi sayangnya, mungkin karena kurang populernya film ini, bahkan dalam biografi Baim Wong di Wikipedia, ga ada dicantumkan film ini sebagai daftar film yang pernah diperankan Baim Wong.

Paramitha Rusady yang berperan sebagai Inggit Garnasih juga terasa sangat pas di film ini. Saya membayangkan gambaran Inggit ya seperti yang ditampilkan Paramita di film ini, dengan aksen sundanya yang kental dan gaya bicaranya yang lembut dan sedikit manja, tapi selalu mampu menenangkan dan menjadi pelipur lara bagi Soekarno selama hidup di perasingan dan hampir depresi.

Melalui film Ketika Bung di Ende, kita diingatkan kembali, betapa luar biasa pengorbanan seorang Inggit Garnasih bagi Soekarno. Ketika sang suami diasingkan di Ende, ia rela ikut dan bahkan mengajak ibundanya ikut serta dan bahkan menjual rumah mereka di Bandung demi untuk menemani Soekarno di pengasingan. Dan Ibunda Inggit pun menghembuskan nafas terakhirnya di Ende.

Inggit Garnasih bagi Soekarno bukan saja seorang istri, tapi ia juga merupakan sahabat, teman diskusi, serta supporter luar biasa yang rela mengorbankan apapun demi mendukung cita cita Soekarno mewujudkan Indonesia merdeka.

Kalau kita membaca kisah lengkap hidup Seokarno, cerita tentang pengorbanan Inggit saat Seokarno ditahan di penjara Banceuy dan saat di pengasingan Bengkulu, juga tak kalah menginspirasi tapi juga sekaligus memilukan hati.

Karena pada akhirnya ketika Indonesia merdeka, Soekarno tak didampingi lagi oleh Inggit Garnasih, karena telah berpaling hati kepada Fatmawati.

Jika setiap perayaan kemerdekaan Indonesia di bulan Agustus, anak anak di bangku sekolah selalu diingatkan tentang peran Fatmawati yang diakui sebagai "pahlawan" sebagai penjahit bendera pusaka, bukankah juga penting bagi kita untuk mulai mengakui jasa Inggit Garnasih sebagai "pahlawan" yang berjasa besar mengantarkan Soekarno hingga ke gerbang kemerdekaan?

Bagian hidup Soekarno dalam pengasingan di Ende juga merupakan sejarah penting , karena dalam pengasingan disanalah Soekarno banyak memikirkan dan merenungkan konsep tentang dasar negara Pancasila, berdasarkan pengalaman hidupnya di Ende yang banyak berinteraksi dengan berbagai masyarakat kalangan suku bangsa dan agama.

Karena itu film ini menjadi penting dan perlu untuk diperkenalkan kepada generasi muda untuk menyimaknya, agar jangan sekali sekali melupakan sejarah. (*)

Berikut adalah film Ketika Bung di Ende (2013).

Tag :

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…