HUT PDAM ke-45, Wali Kota Surabaya Minta tak Ada Daerah yang tidak Teraliri Air

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran direksi PDAM.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran direksi PDAM.

i

BACASAJA ID - Pada Hari Jadi ke 45 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan pengarahan untuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) itu, agar lebih baik lagi kedepannya.

Selain itu, ia juga berharap, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan PDAM Surya Sembada juga semakin baik.

"Ayo, jajaran direksi atau dewan pengawas (dewas) kalau mau ketemu pemkot, jangan takut. Silahkan datang ke pemkot, kalau ada masalah atau yang perlu dikerjakan bersama, kita komunikasikan. Kita jalin komunikasi baik, untuk kepentingan umat," kata Wali Kota Eri dikutop Minggu (05/12/2021).

Dengan adanya jalinan komunikasi yang baik antara Pemkot Surabaya dan PDAM Surya Sembada, dia yakin, kedepannya akan berdampak baik bagi warga Kota Pahlawan.

Salah satu dampak baiknya adalah, PDAM mampu mengatasi masalah zona merah di Surabaya atau kawasan yang belum teraliri air.

"Masih ada saat ini, wilayah yang belum teraliri air karena debitnya kurang. Kita selalu bilang kalau air di PDAM itu banyak, tapi nyatanya masih ada zona merah.

Kalau kita diam saja, maka wali kota dan direksinya itu podo salahe (sama salahnya). Maka dari itu, inilah pentingnya komunikasi, kita perbaiki bersama demi kepentingan umat," tutur Wali Kota Eri.

Dari data PDAM Surya Sembada, diketahui saat ini ada empat zona merah di Surabaya yang belum teraliri air. Agar tidak ada lagi zona merah, ia berharap jaringan pipa bisa terkoneksi seluruhnya di tahun 2023.

"Nanti kita hitung, kebutuhan pipanya. Kalau ada keluhan kok airnya keruh? ternyata pipanya sudah puluhan tahun. Kalau ingin tidak keruh, otomatis pipanya harus diganti. Sehingga nanti di tahun 2023 tidak ada lagi wilayah, yang tidak teraliri air," jelas mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu.

Sementara itu, Dirut PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono mendukung penuh saran dan masukan Wali Kota Eri Cahyadi.

Dia mengatakan, rencana penerapan tarif subsidi itu akan disesuaikan dengan surat keputusan dari Gubernur Jawa Timur dan peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, No 21 tahun 2020 tentang batas tarif atas dan tarif bawah.

"Kalau untuk Kota Surabaya, tarif bawahnya itu Rp 2.600 ribu tarif tertingginya Rp 17.000 ribu. Kita akan menyesuaikan dengan peraturan tersebut, tentunya tarif ini akan berlaku. Suratnya sudah turun dari gubernur, kelasnya tetap akan tetapi tarif untuk kelas golongan empat kebutuhan rumah tangga menengah ke atas itu yang kita sesuaikan," kata Arief.

Sementra itu, untuk peremajaan pipa PDAM, Arief mengakui yang usianya diatas 25 tahun perlu dilakukan penggantian. Saat ini, di Kota Surabaya ada sekitar kurang lebih 3000 Km pipa yang usianya diatas 25 tahun.

"Ini agak sulit ya, karena dari pengalaman kami sebenarnya pipa itu diganti paling tinggi 50 km per tahun digantinya. Kendalanya juga terkait dengan biaya dan kemampuan internal kami," ujar Arief.

Begitu pula terkait dengan pendanaan, Arief pun setuju dengan adanya saran Wali Kota Eri agar PDAM mencari dana murah atau investasi. Menurutnya, hal ini harus dipercepat agar target PDAM kedepannya sesuai dan terealisasi.

"Artinya kalau penggantian pipanya sepanjang 30.000 km, target kami harus 150 km per tahun," tandasnya. (PMK/RG4)

Berita Terbaru

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat turun langsung melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Mamuju untuk mencari akar persoalan penyaluran bahan bakar m…

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

SURABAYA – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Heritage Walk: Resolusi Jihad pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan y…

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

PB XIV memainkan wayang pusaka Kanjeng Kiai Jimat peninggalan Pakubuwono IV dalam Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta.…

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…