BACASAJA.ID - Ribuan Mahasiswa dari berbagai Universitas di Surabaya mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/4/2022) Sore, pukul 15.30 WIB.
Kedatangan ribuan Mahasiswa ini ingin menyampaikan aspirasi kepada para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur.
Ribuan Mahasiswa mendesak DPRD Jatim menyampaikan kepada pemerintah pusat agar tidak terus-terusan menyakiti rakyat.
Dengan membawa 2 mobil komando, para koordinator dari berbagai Universitas menyampaikan aspirasi didepan kantor DPRD Jatim.
"Kami ingin kalian para wakil rakyat (DPRD Jatim) menyampaikan kepada Jokowi agar kebijakannya tidak terus-terusan menyakiti rakyat," teriak salah satu koordinator demo.
Selain menyampaikan aspirasinya, ribuan Mahasiswa itu menyanyikan lagu Butuh Tani dan sumpah Mahasiswa. (Jem/RG4)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB
SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …
Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB
MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…
Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB
SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…
Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB
SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…
Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB
MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…
Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB
Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB
SURABAYA, – Polemik arisan Meow yang menyeret nama MCL kembali memanas. Setelah sempat menjadi perhatian publik, delapan korban akhirnya menempuh jalur hukum d…