Anggota DPR RI Sadarestuwati: Jangan Ada Potongan Dana PIP

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati

i

JOMBANG – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati mengingatkan, penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tidak boleh mengalami pemotongan dalam bentuk apa pun. Dia minta seluruh pihak, termasuk sekolah, untuk menghormati hak siswa sebagai penerima manfaat.

“Tentunya saya mengharapkan ada timbal balik berupa prestasi belajar, bukan berupa uang. Kalau ada yang memotong PIP, laporkan langsung. PIP itu milik anak-anak kita,” ujar Sadarestuwati saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor DPC PDIP Jombang dikutip dari laman PDIP Jawa Timur, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, pengawasan distribusi PIP perlu melibatkan semua unsur masyarakat agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Dia menyebut pendidikan sebagai hak dasar anak bangsa yang tidak boleh dikompromikan.

Dalam sesi diskusi, politisi yang dikenal dengan sapaan Mbak Estu tersebut mengungkapkan perjuangan partainya dalam mendorong kebijakan pendidikan gratis 12 tahun. Dia menyebutkan, bahwa kebijakan tersebut hanya dapat diwujudkan jika masyarakat turut memberikan dukungannya untuk mengawal kebijakan tersebut.

“Suara PDI Perjuangan sendiri tidak cukup. Karena itu, saya berharap masyarakat mendukung. Kalau masyarakat mendukung, kami akan terus memperjuangkan sekolah gratis sampai 12 tahun,” jelasnya.

Dia juga mengimbau para orang tua untuk aktif memantau pencairan dana PIP agar tidak terjadi penyimpangan. Dialog seperti ini, menurutnya, penting untuk memperluas pemahaman masyarakat soal hak-hak pendidikan anak.

Salah satu peserta, Siti, menyambut baik pertemuan ini. Ia merasa diberi kesempatan untuk menyuarakan pengalaman sekaligus memperoleh informasi langsung dari sumbernya.

“Saya senang bisa berdiskusi langsung. Mudah-mudahan program PIP makin lancar dan bermanfaat,” ucapnya.

Sebagai informasi, PIP merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk mencegah anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tidak putus sekolah. Dengan prinsip keadilan dan keterbukaan, PIP diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara adil dan merata.

Tak hanya membahas isu PIP, dalam kesempatan itu Sadarestuwati juga mengajak peserta untuk memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat pilar ini bukan hanya slogan. Ini adalah benteng kita menghadapi berbagai tantangan, termasuk disinformasi yang bisa memecah belah persatuan,” tuturnya. (PDIP)

Berita Terbaru

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Surabaya - Layar handphone (HP) boleh semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, jangan sampai kemajuan teknologi membuat generasi muda lupa dengan…

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai RW 6 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya pada Rabu …

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

SURABAYA - Bantuan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimanfaatkan anak-anak muda di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk …

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran saat mendaftar sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian,…

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

JAKARTA– Mahkamah Konstitusi tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma …

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengusulkan pembangunan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di wilayah mereka. Aspirasi t…