Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Gresik - Dua Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar edukasi pencegahan perkembangbiakan nyamuk. Mereka juga melakukan abatisasi dan memperkenalkan mini fogging di lingkungan rutan.

Kegiatan ini diikuti sejumlah warga binaan di bawah pengawasan petugas Rutan Gresik. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekaligus mencegah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam sesi edukasi, para taruna menjelaskan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti saluran drainase, selokan, hingga genangan air yang tidak terkelola dengan baik. Selain memberikan pemahaman, para taruna juga melakukan praktik langsung dengan menaburkan larvasida atau abate pada saluran drainase, selokan, serta sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan Rutan Gresik.

Penggunaan larvasida dilakukan untuk membasmi jentik nyamuk sebelum berkembang menjadi nyamuk dewasa. Sementara mini fogging diperkenalkan sebagai salah satu metode pengendalian nyamuk dewasa.

Para taruna juga menekankan bahwa upaya tersebut perlu diimbangi dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Warga binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menyimak materi yang disampaikan, berdiskusi, hingga mengikuti proses pemberian abate pada saluran air di sekitar blok hunian.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para Taruna Poltekimipas tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan lingkungan penting untuk membangun kesadaran warga binaan dalam menjaga kebersihan.

"Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Taruna Poltekimipas ini. Edukasi mengenai pencegahan perkembangbiakan nyamuk merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam menjaga kesehatan lingkungan Rutan," kata Eko, Senin  (10/8/2026)

Dia berharap pengetahuan yang diperoleh warga binaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lingkungan hunian tetap bersih, sehat, dan nyaman.

"Upaya preventif seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Gresik dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan warga binaan," imbuhnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi para taruna untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan melalui pembelajaran lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus mendukung terciptanya budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan Rutan Gresik. (rdn)

Berita Terbaru

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

PB XIV mampir ke Kamis di Sriwedari dan berbaur dengan warga hingga berebut foto. Kegiatan ini memperkuat wisata seni budaya dan ekonomi kreatif Solo.…

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Pahlawan untuk menjual seragam sekolah, termasuk seragam batik. Kebijakan…

Wali Kota Eri Minta Usut Tuntas Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai DPKP Surabaya

Wali Kota Eri Minta Usut Tuntas Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai DPKP Surabaya

Kamis, 24 Sep 2026 21:35 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:35 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret nama dua orang yakni Pungki Purnomo dan Imam…

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 12:37 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai wujud komitmen mewujudkan proses seleksi yang objektif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis, Polda Sulbar menggelar upacara…

Polda Sulbar Hadirkan Eks Napiter sebagai Narasumber Binrohtal, Bentengi Personel dari Radikalisme

Polda Sulbar Hadirkan Eks Napiter sebagai Narasumber Binrohtal, Bentengi Personel dari Radikalisme

Kamis, 24 Sep 2026 10:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 10:38 WIB

Polda Sulbar - Ada yang berbeda dan menarik dalam program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Polda Sulbar kali ini. Sebagai upaya preventif membentengi…

Saluran Tertimbun Hampir 20 Tahun, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli di Belakang Pasar Bratang

Saluran Tertimbun Hampir 20 Tahun, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli di Belakang Pasar Bratang

Kamis, 24 Sep 2026 09:06 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 09:06 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 21 bangunan liar (bangli) dan lapak yang berdiri di atas saluran air di Jalan Ngagel Nginden Gang …