Dorong Perlindungan Pekerja Rentan, KKN UNS 167 Ajak Petani Desa Pasuruhan Faham BPJS Ketenagakerjaan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani oleh KKN 167 UNS bersama BPJS Ketenagakerjaan Magelanng (3/8/2026)/Dok. KKN UNS 167
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani oleh KKN 167 UNS bersama BPJS Ketenagakerjaan Magelanng (3/8/2026)/Dok. KKN UNS 167

i

MAGELANG- Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 167 Universitas Sebelas Maret (UNS) yang bertugas di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, menggelar kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan khusus bagi petani setempat. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (3/8/2026), pukul 19.30–21.00 WIB, bertempat di Aula Balai Desa Pasuruhan, dan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang.

Program ini digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai pekerja di sektor informal, masih banyak petani yang belum memahami bahwa BPJS Ketenagakerjaan turut memberikan perlindungan bagi pekerja mandiri seperti mereka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk manfaat perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sosialisasi ini menyasar empat kelompok tani yang tersebar di empat dusun di Desa Pasuruhan, yaitu Bayanan Wetan, Bayanan Kulon, Kedon, dan Jagan. Masing-masing kelompok tani mengirimkan 10 perwakilan anggotanya, sehingga total sekitar 40 petani turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari penanggung jawab program kerja, Nurul Ayomi (21). Materi utama disampaikan langsung oleh narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan Magelang, Irma Herlina Dewi (36), guna memastikan informasi yang diterima peserta akurat dan mudah dipahami.

Sebelum memasuki sesi tanya jawab, peserta juga mendapat sesi testimoni dari Nurul Ayomi yang turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai seorang atlet yang kerap bersinggungan langsung dengan pengurusan BPJS Ketenagakerjaan. Testimoni ini menjadi jembatan yang memperkuat pemahaman peserta sebelum sesi diskusi interaktif berlangsung.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, petani di Desa Pasuruhan tidak hanya paham soal manfaat BPJS Ketenagakerjaan, tapi juga berani mengambil langkah untuk mendaftar demi perlindungan diri sendiri dan keluarga saat bekerja di ladang,” ujar Nurul Ayomi, penanggung jawab program kerja.

“Petani termasuk pekerja rentan yang justru sering luput dari perlindungan jaminan sosial. Padahal dengan iuran yang terjangkau, mereka sudah bisa mendapatkan manfaat JKK dan JKM,” jelas Irma Herlina Dewi, narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan Magelang.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Bahkan setelah sesi tanya jawab resmi berakhir, sejumlah warga masih mengajukan pertanyaan lanjutan secara langsung kepada narasumber maupun tim mahasiswa. Sebagian peserta menyatakan masih ragu untuk mendaftar, namun tidak sedikit pula yang menyampaikan kesiapannya untuk segera mendaftarkan diri. Tim mahasiswa turut mendampingi dan membantu proses pendaftaran bagi peserta yang berminat langsung di lokasi kegiatan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kelompok KKN 167 UNS dengan dua mahasiswa dari Kelompok KKN 74 Universitas Tidar (Untidar) yang turut bergabung dalam tim pelaksana program. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta, narasumber, dan tim penyelenggara.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kesadaran petani Desa Pasuruhan terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat terus meningkat, sehingga risiko kerja di sektor pertanian dapat diminimalkan dengan perlindungan yang memadai. (*)

Berita Terbaru

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

MAMUJU – Persoalan lahan dan keamanan masyarakat Pasangkayu menjadi perhatian dalam audiensi Kapolda Sulawesi Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) T…

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

POLDA SULBAR – Polda Sulbar secara resmi menerbitkan mutasi 223 personel bintara untuk memperkuat jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Langkah strategis ini t…

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Estimasi pelaksaannya, yaitu November akhir atau awal Desember 2026.…

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …