Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Bagi Hasil Parkir 60:40 Milik Warga, Bukan Perorangan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Parkir tepi jalan di Surabaya
Parkir tepi jalan di Surabaya

i

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga transparansi pengelolaan retribusi parkir melalui skema digital. Komitmen ini mencakup penolakan terhadap perubahan rasio pembagian pendapatan yang diminta pihak tertentu.

Eri menyebut, skema pembagian hasil sebesar 60 persen untuk pemerintah dan 40 persen bagi juru parkir (jukir) sudah final. Rasio tersebut dinilai paling adil karena uang yang terkumpul merupakan aset publik yang harus dikelola secara akuntabel oleh negara.

“60:40 itu karena apa? Itu uang negara untuk warga Kota Surabaya, bukan untuk orang perorangan loh. Enggak bisa diulik-ulik, 60:40 sudah gak bisa diganggu,” ujar Eri usai rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Pernyataan keras ini merespons adanya usulan agar proporsi pembagian diubah menjadi 70:30 bagi pihak pengelola. Bagi Eri, mengabulkan tuntutan itu sama saja dengan menyerahkan hak masyarakat kepada kepentingan individu, sebuah langkah yang dianggap mencederai prinsip keadilan bagi seluruh penghuni Kota Pahlawan.

Transformasi menuju sistem parkir digital menggunakan QRIS juga terus dipacu, meskipun menghadapi dinamika di lapangan. Mantan Kepala Bappeko itu mengingatkan warga untuk berani mendukung sistem ini demi memutus rantai kebocoran pendapatan daerah serta menjaga integritas tata kelola kota.

Penegakan hukum terhadap pelanggar aturan parkir elektronik pun mulai diberlakukan secara serius untuk memberikan efek jera. Baru-baru ini, pihak kepolisian bahkan telah mengamankan seorang warga akibat menolak melakukan pembayaran melalui kanal digital yang telah disediakan Pemkot Surabaya.

“Kemarin itu ada kejadian ya warga yang tidak bayar QRIS, akhirnya geger. Itu sekarang sudah ditahan itu di kepolisian,” tutur Eri.

“Surabaya ini milik warga Kota Surabaya, maka warga ya harus bisa menjaga kotanya sendiri,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Selain aspek pengawasan, penggunaan teknologi finansial ini bertujuan memetakan tingkat kesejahteraan Juru Parkir (Jukir) yang memiliki identitas resmi Surabaya. Melalui pencatatan transaksi transparan, Pemkot Surabaya dapat mengetahui penghasilan riil mereka per bulan guna menentukan langkah intervensi lanjutan.

Dengan data akurat, otoritas kota bisa memberikan tambahan subsidi atau program pemberdayaan jika pendapatan jukir tersebut ternyata belum mencukupi kebutuhan hidup layak. Skema digitalisasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan manajemen keuangan daerah yang jujur serta berpihak pada rakyat kecil.

Adapun sebelumnya, sejumlah jukir yang tergabung di Kelompok Paguyuban Juru Parkir (Jukir) Surabaya (PJS) sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Surabaya pada Senin (31/8/2026).

Mereka menyuarakan beberapa tuntutan yang dirasa mendiskriminasi para jukir. Ketua Umum PJS, Izul Fiqri, menerangkan beberapa tuntutan yang disampaikan dalam aksi kali ini ingin menegaskan untuk menerapkan sistem pembayaran tunggal.

Selain itu, para jukir juga menuntut agar bagian pendapatan mereka dinaikkan, dari sebelumnya 40 persen untuk jukir menjadi 70 persen. Ia juga menuntut bagi hasil jukir dibagikan tiap hari, dan diberikan asuransi kehilangan dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Jukir ini adalah profesi dengan tingkat risiko tinggi. Sedangkan, kalau ada kehilangan itu tidak di-cover. Ketika hilang, jukir yang ganti. Kalau sakit dan lain sebagainya juga ditanggung sendiri,” sebutnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak menolak sistem pembayaran non-tunai. Namun ingin pembagiannya dan sistemnya transparan.

“Kami bukan menolak digital, tapi saat ini carut-marut penataan parkir digital itu disebabkan oleh Eri Cahyadi sendiri selaku Pemerintah Wali Kota Surabaya,” tuntutnya. 

Berita Terbaru

Operasi Patuh Marano 2026, Bidpropam dan Ditlantas Polda Sulbar Periksa Kendaraan Personel

Operasi Patuh Marano 2026, Bidpropam dan Ditlantas Polda Sulbar Periksa Kendaraan Personel

Rabu, 28 Okt 2026 13:29 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:29 WIB

POLDA SULBAR - Dalam rangkaian operasi patuh Marano 2026, untuk meningkatkan kedisiplinan dan keteladanan anggota Polri dalam berlalu lintas, Bidang Profesi…

Semangat Sumpah Pemuda, Polda Sulbar Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Jaga Persatuan

Semangat Sumpah Pemuda, Polda Sulbar Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Jaga Persatuan

Rabu, 28 Okt 2026 13:23 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:23 WIB

MAMUJU — Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Sulawesi Barat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta aksi penyampaian aspirasi di K…

Polda Sulbar Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat di Majene, Mamuju dan Polman

Polda Sulbar Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat di Majene, Mamuju dan Polman

Rabu, 28 Okt 2026 12:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:19 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat bersama Polres Majene dan Polresta Mamuju mengawal kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Majene, Mamuju, dan P…

Sumpah Pemuda 2026, Akmarawita Kadir Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan Gen Z

Sumpah Pemuda 2026, Akmarawita Kadir Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan Gen Z

Rabu, 28 Okt 2026 11:14 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:14 WIB

SURABAYA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, sehat, berkarakter, dan m…

Sama di Mata Hukum, Operasi Patuh Marano 2026 Awasi Kedisiplinan Masyarakat dan Personel Kepolisian

Sama di Mata Hukum, Operasi Patuh Marano 2026 Awasi Kedisiplinan Masyarakat dan Personel Kepolisian

Rabu, 28 Okt 2026 11:07 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:07 WIB

POLDA SULBAR - Penegakan aturan lalu lintas berlaku untuk semua, tanpa terkecuali. Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Marano 2026, Polda Sulbar tidak hanya…

Peringatan HSP ke-98, Kapolda Sulbar Ajak Pemuda Jadi Generasi Kuat dan Pekerja Keras

Peringatan HSP ke-98, Kapolda Sulbar Ajak Pemuda Jadi Generasi Kuat dan Pekerja Keras

Rabu, 28 Okt 2026 10:30 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:30 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Totok Suharyanto, mengajak seluruh personel kepolisian dan elemen pemuda di Sulawesi Barat untuk bekerja keras serta …

Serunya Belajar Keselamatan Jalan Raya, Satgas Operasi Patuh Masuk Sekolah Dasar

Serunya Belajar Keselamatan Jalan Raya, Satgas Operasi Patuh Masuk Sekolah Dasar

Rabu, 28 Okt 2026 10:25 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:25 WIB

POLDA SULBAR - Mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Polda Sulbar tak hanya bertugas di jalan raya. Personel…

BRI Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa, Dukung Gerai CERDAS PeKA di UNAIR

BRI Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa, Dukung Gerai CERDAS PeKA di UNAIR

Rabu, 28 Okt 2026 09:30 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 09:30 WIB

SURABAYA — Di tengah pesatnya transaksi keuangan digital, pemahaman terhadap keamanan data, risiko layanan keuangan, dan mekanisme pengaduan menjadi kebutuhan p…

Wali Kota Eri Perankan Kolonel Sungkono di Parade Surabaya Juang 2026, Kisah Soegiarto Persebaya Turut Dihidupkan

Wali Kota Eri Perankan Kolonel Sungkono di Parade Surabaya Juang 2026, Kisah Soegiarto Persebaya Turut Dihidupkan

Rabu, 28 Okt 2026 09:23 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 09:23 WIB

SURABAYA - Parade Surabaya Juang 2026 akan mengajak masyarakat mengenang kembali perjuangan arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tak…

Ops Patuh Marano, Satgas Gakkum Sambangi Sekolah di Mamuju, Berikan Tindakan Humanis Pelanggar Lalu Lintas

Ops Patuh Marano, Satgas Gakkum Sambangi Sekolah di Mamuju, Berikan Tindakan Humanis Pelanggar Lalu Lintas

Rabu, 28 Okt 2026 09:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 09:11 WIB

POLDA SULBAR – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Patuh Marano 2026 Polda Sulawesi Barat menggelar aksi edukasi dan penindakan langsung ke s…