Nganjuk - Laga final Turnamen Bola Voli Dandim Cup 2026 di Nganjuk berlangsung sengit pada Minggu (25/10) malam hingga Senin (26/10) dinihari. Tim Bagor keluar sebagai juara 1.
Laga pertama, yaitu perebutan juara 3 dan 4, digelar mulai pukul 21.00 WIB. Pertandingan ini mempertemukan Tim Senopati Sukomoro vs Lembu Suro Ngronggot. Skor ketat memaksa kedua tim bermain 5 set.
Tim dari Sukomoro memungkasi set kelima dengan kemenangan, sehingga keluar sebagai juara ke-3. Sedangkan juara ke-4, tim dari Ngronggot.
Sementara partai puncak perebutan juara 1 dan 2 mempertemukan Tim Bagor melawan Putra Demang Gondang. Setiap setnya, skor kedua tim sangat ketat, hingga beberapa kali terjadi yus. Pertandingan pun berjalan sampai 5 set.
Meski sempat tertinggal 2 set, Tim Bagor bisa membalikkan keadaan, dan memungkasi set ke-5 dengan kemenangan tipis. Tim Bagor meraih juara pertama turnamen yang digelar Kodim Nganjuk dalam rangka HUT Ke-81 TNI ini.
Sedangkan juara dua, diraih Putra Demang Gondang, yang sebelumnya sempat unggul 2 set atas Bagor. Seluruh pertandingan tuntas pukul 01.45 WIB. Ratusan penonton bubar dengan tertib.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti mengatakan bahwa 4 tim yang berlaga di pertandingan pamungkas memang sangat layak. Namun seluruh tim yang menjadi peserta, juga tak kalah bagus.
"Luar biasa. Masyarakat yang hadir juga banyak sekali. Membikin adrenalin kita sampe berdetak-detak. Tim yang lolos pun memang sangat layak, sampai lima set. Mereka pantas juara," ungkap Taufan usai penyerahan piala dan uang pembinaan.
Taufan berhadap turnamen ini bisa menjadi motivasi, trigger bagi atlet-atlet bola voli di Kabupaten Nganjuk, sehingga tercetak atlet ke level lebih tinggi. Juga agar olahraga bola voli di Bumi Anjuk Ladang semakin maju.
"InsyaAllah akan kita adakan lagi. Sampai ketemu di Turnamen Bola Voli Dandim Cup 2027," tandasnya.
Sementara Manajer Tim Bagor, Prayogo Laksono mengaku bangga dengan seluruh pemainnya, yang berhasil meraih juara 1 dalam turnamen ini.
"Kami sangat bersyukur dengan raihan tim kami ini. Tentunya nanti, pembinaan akan terus kita lakukan, dengan harapan tim kita ini bisa go nasional," tutur Prayogo.
Prayogo juga bercerita tentang atmosfer partai puncak kali ini. Di mana skor setiap setnya saling kejar. Bahkan timnya sempat tertinggal 2 set dari tim lawan.
"Cukup mendebarkan. Tapi tim kami bisa fokus hingga memenangkan turnamen ini. Itu tidak lepas dari arahan kita, bahwa kita mau juara 2 atau juara 1, kita tetap menang. Sehingga para pemain harus main lepas, all out," pungkasnya. (Rd)
Editor : Redaksi