Turun Bersama Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran, PDIP Surabaya Gelar Merah Muda Fest

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji

i

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, mengajak generasi muda menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai aksi nyata. Ajakan itu diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih Pantai Kenjeran dalam gelaran Merah Muda Fest, Minggu (25/10/2026).

Sekitar 200 peserta terlibat dalam kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus menyongsong satu abad Sumpah Pemuda. Mengusung tema “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan” dengan tagline “Merah Berani, Muda Beraksi”, kegiatan ini memadukan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Armuji menegaskan, Merah Muda Fest bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, generasi muda perlu diberi ruang untuk terlibat langsung dalam menjawab persoalan lingkungan, termasuk masalah sampah yang mencemari kawasan pesisir.

“Anak-anak muda ini memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Hari ini kita bersama-sama membantu membersihkan pantai. Sampah yang ada di sekitar kita harus diperhatikan karena jika dibiarkan, bisa menjadi sumber pencemaran lingkungan,” ujar Armuji.

Ia mengingatkan, sampah yang menumpuk di pesisir tidak hanya mengganggu kebersihan pantai, tetapi juga berpotensi mencemari laut dan mengancam ekosistem di dalamnya.

Karena itu, Armuji mengajak kader muda PDI Perjuangan, simpatisan, dan masyarakat luas membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten. Menurutnya, kepedulian terhadap alam harus diwujudkan melalui tindakan sehari-hari, bukan berhenti sebagai slogan.

Armuji juga menekankan pentingnya menjaga kawasan pesisir karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan keberlangsungan ekosistem laut. Pencemaran dapat membahayakan biota laut, termasuk ikan yang menjadi salah satu sumber pangan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata DPC PDI Perjuangan Surabaya, Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa Merah Muda Fest dirancang sebagai festival kolaborasi sekaligus ruang perjumpaan bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, dan melakukan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, mulai kader muda organisasi sayap PDI Perjuangan, pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran anak muda bahwa gotong royong bukan sekadar nilai yang diwariskan, tetapi harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata. Salah satunya dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar kita,” kata Khusnul.

Ia menilai, momentum Sumpah Pemuda harus dimaknai melalui kepedulian terhadap persoalan bersama. Menjaga lingkungan, lanjutnya, bukan hanya tanggung jawab individu atau kelompok tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Khusnul menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mendorong kader dan masyarakat mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam.

Kepedulian itu dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga kebersihan ruang publik. Jika dilakukan bersama-sama dan berkelanjutan, kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi gerakan yang berdampak positif bagi lingkungan.

Salah satu peserta dari kalangan generasi Z, Lisa, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai aksi bersih-bersih pantai menjadi langkah konkret untuk membangun kesadaran anak muda agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Lisa berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sehingga semakin banyak generasi muda yang tergerak menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitarnya.

Melalui Merah Muda Fest, DPC PDI Perjuangan Surabaya berharap semangat gotong royong tumbuh menjadi gerakan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara kader partai, pelajar, komunitas, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Merawat bumi adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bergerak bersama, membangun kebiasaan baik, dan menjaga kelestarian alam mulai dari lingkungan terdekat,” pungkas Khusnul. (dims)

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Pimpinan, Tapi Orang Tua: Hangatnya Doa Kapolda Sulbar di Rumkit Bhayangkara Lewat Momentum Minggu Kasih

Bukan Sekadar Pimpinan, Tapi Orang Tua: Hangatnya Doa Kapolda Sulbar di Rumkit Bhayangkara Lewat Momentum Minggu Kasih

Minggu, 25 Okt 2026 14:46 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 14:46 WIB

POLDA SULBAR– Di balik ketegasan seragam cokelat dan beratnya tanggung jawab menjaga keamanan negeri, tersimpan sisi kemanusiaan dan ikatan kekeluargaan yang b…

Minggu Kasih, Kapolda Sulbar Kunjungi Pura Agung Sthana Dewata Mamuju, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Minggu Kasih, Kapolda Sulbar Kunjungi Pura Agung Sthana Dewata Mamuju, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 25 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 14:41 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangkaian kegiatan Minggu Kasih, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto berkunjung ke Pura Agung Sthana Dewata Mamuju, Minggu…

Bersama Pengusaha Mancanegara, Brigjen TNI Kohir Raih Leadership Awards 2026

Bersama Pengusaha Mancanegara, Brigjen TNI Kohir Raih Leadership Awards 2026

Minggu, 25 Okt 2026 09:11 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 09:11 WIB

JAKARTA-  Kepemimpinan yang inspiratif tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi, memperkuat s…

Pemkot Surabaya Dukung Program RJ Kejaksaan, 25 Pelaku Jalani Sanksi Sosial di Liponsos pada 2025

Pemkot Surabaya Dukung Program RJ Kejaksaan, 25 Pelaku Jalani Sanksi Sosial di Liponsos pada 2025

Minggu, 25 Okt 2026 09:09 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 09:09 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung pelaksanaan program Restorative Justice (RJ) atau keadilan restoratif yang dijalankan Kejaksaan Negeri…

Libatkan 34 Ribu Peserta, Jatim Deklarasikan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Libatkan 34 Ribu Peserta, Jatim Deklarasikan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Sabtu, 24 Okt 2026 21:01 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 21:01 WIB

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya perlindungan anak di ruang digital dengan melibatkan sekitar 34 ribu peserta dalam Deklarasi dan E…

Wakil Ketua DPRD Minta Penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77 Ditunda

Wakil Ketua DPRD Minta Penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77 Ditunda

Sabtu, 24 Okt 2026 20:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunda rencana penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77. L…