Ribuan Tenaga Pendidik Non PNS se-Gresik Digelontor Bantuan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah memberikan bantuan kepada tenaga pendidik non PNS, Selasa (11/5/2021).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah memberikan bantuan kepada tenaga pendidik non PNS, Selasa (11/5/2021).

i

BACASAJA.ID - Para Pendidik, Tenaga Kependidikan serta Marbot sebanyak 24.532 orang di Kabupaten Grek mendapat Jaminan Perlindungan sosial.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara simbolis menyerahan bantuan tersebut di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (11/5/2021).

Dalam sambutannya Bupati yang biasa disapa Gus Yani menyatakan kebanggaannya bisa merealisasikan bantuan ini.

“Saya bersama Bu Min merasa senang bisa merealisasikan bantuan ini. Terus terang ini merupakan desakan Bu Min yang sejak seminggu setelah kami dilantik, beliau selalu meminta kepada saya untuk segera merealisasikan bantuan ini. Tepat dihari yang ke 73 sejak kami dilantik, hari ini akhirnya banuan ini bisa kami realisasikan," ungkap Gus Yani.

Gus Yani meminta doa restu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu lancar dan keduanya selalu sehat. Dia berupaya tahun depan bisa lebih siap lagi dalam memberikan bantuan ini dengan jumlah yang lebih besar serta cakupan lebih banyak.

Pada kesempatan itu Bu Min Wakil Bupati Gresik, memang mengakui bahwa bantuan ini murni keinginannya.

“Betapa sulitnya dalam waktu singkat dan mendesak untuk merealisasikan bantuan ini. Kami berkonsultasi kesana sini sampai ke Gubernur Jawa Timur. Kerena bantuan harus by name by address dan akhirnya Pak Bupati membuat paying hukumnya,” katanya.

Menurut Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu sudah sejak lama ingin memberikan bantuan kepada guru guru non PNS, Guru TPQ, Marbot, dan tenaga kependidikan lain misalnya staf TU di sekolah, tukang kebun, tukang bersih-bersih.

Seperti yang disampaikan Bupati, Bu Min mengakui bahwa dengan waktu yang mendesak, pihaknya belum terlalu siap.

“Tentu saja tidak semua penerima manfaat bisa menerima seketika saat ini, karena harus diterimakan langsung tentu saja beberapa orang akan diterimakan setelah lebaran. Semoga Tahun depan bisa lebih siap lagi, sehingga bantuannya bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak,” ucap Bu Min.

Kepala bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa Jaminan Perlindungan Sosial ini terealisasi selain dari dana APBD, juga berasal dari Dana yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) kabupaten Gresik.

“Sebagian bantuan untuk Guru TPQ dan Marbot berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh yang dikelola Baznas Gresik,” kata Reza.

Rincian Penerima manfaat (PM) Dana Jaminan Perlindungan Jaminan Sosial yaitu, untuk pendidik dan tenaga kependdikan di bawah Kemenag sebanyak 17.094 PM, dibawah Dinas Pendidikan sebanyak 5.650 PM, Hafids /Marbot sebanyak 988 PM. Sedangkan dari Baznas diterimakan kepada 600 guru TPQ dan 300 marbot. (TBK)

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…