439 Peserta Lolos SKD CPNS 2021, Bupati Tulungagung: Masih Kurang Banyak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

i

BACASAJA.ID - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo memantau pelaksanaan ujian Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) calon aparatur sipil negara (CASN), Rabu (15/12/21).

Mereka yang mengikuti SKB adalah yang lolos ujian seleksi kemampuan dasar (SKD). SKD dilakukan pada 21 September 2021 lalu, dan diikuti oleh lebih dari 2.500 orang.

Mereka yang lolos SKD sebanyak 439 orang, dan memperebutkan 169 formasi. Meski demikian, Maryoto ungkapkan jumlah itu masih jauh dari kebutuhan ASN di Pemkab Tulungagung.

“Kalau dilihat kebutuhan sangat kurang,” jelasnya.

Dirinya contohkan, jumlah guru ASN di tingkat SD. DI tingkat ini rata-rata hanya kepala sekolah yang berstatus ASN, sedang gurunya berstatus sukarelawan.

Dirinya berharap peserta ujian yang lolos nantinya mempunyai kapasitas dan bisa melakukan pelayanan maksimal pada masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Kamsiah melalui Kabid Pengadaan, Informasi dan Profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pongky Kurniawan mengatakan dari 439 peserta, hanya 415 orang yang ikuti ujian di Hotel Crown.

Sisanya tersebar di Kantor Regional (Kanreg) BKN yang paling dekat dari rumahnya. Sebagian peserta memang bukan berasal dari Tulungagung, namun mereka mendaftar di Tulungagung.

“Karena anjuran pemerintah untuk mengurangi bepergian, maka mereka ikut ujian di Kanreg BKN terdekat dengan rumahnya,” jelas Pongky.

Dari jumlah 415 itu, 5 orang langsung dinyatakan gugur, lantaran tidak hadir dalam pelaksanaan ujian. Selain itu ada beberapa formasi yang kosong, lantaran tidak ada pendaftarnya.

“Dokter spesialis tidak ada, sekitar 7 orang,” jelasnya.

Posisi ini tetap dikosongkan lantaran tidak bisa diisi dari formasi lainya. Posisi kosong lainya adalah formasi disabilitas.

Meski tidak ada pendaftarnya, jalur disabilitas masih bisa diisi dari formasi lainya yang sejenis. Ujian dilakukan dalam 3 gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama 1 jam 30 menit.

Untuk mengantisipasi kecurangan, komputer akan direstart setiap pagi, sehingga data dalam komputer itu hilang dan tidak bisa diakses oleh peserta berikutnya.

“Kita enggak bisa menyalakan (komputer) tanpa ada login dari BKN,” jelasnya.

Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta harus melewati skrining kesehatan. Skrining dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster dalam ujian ini.

Peserta harus bisa menunjukan bukti negatif rapid antigen. Jika reaktif atau menunjukan gejala mirip covid-19, peserta tetap diperbolehkan ikut ujian di ruangan khusus yang sudah disediakan.

“Ada 6 bilik yang kita persiapkan,” terangnya. Terakhir dalam pelaksaan ujian ini ada jeda 90 menit untuk membersihkan tempat ujian, sebelum digunakan oleh peserta berikutnya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…