Gresik - PT Petrokimia Gresik memborong tujuh penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan perusahaan dalam mengembangkan komunikasi korporat melalui media digital, media internal, hingga pelibatan karyawan.
Penghargaan tingkat nasional itu diserahkan dalam ajang AHI 2026 di Surakarta, Kamis (8/10/2026). Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), berhasil meraih penghargaan dari sejumlah kategori yang mencakup kanal digital, media internal, dan program kehumasan.
Baca juga: Petrokimia Gelontorkan Rp 100 Juta Dukung Revitalisasi Fasilitas Nelayan Pesisir Gresik
Vice President Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Ari Primantara, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat. Terlebih, perkembangan teknologi dan perubahan perilaku publik menuntut perusahaan menghadirkan informasi yang relevan, mudah dipahami, serta membuka ruang interaksi.
“Komunikasi yang baik bukan hanya tentang seberapa banyak informasi yang kita sampaikan, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dapat dipahami dan memberikan manfaat,” ujar Ari.
Dalam kategori Kanal Digital, Petrokimia Gresik meraih penghargaan Gold melalui akun Instagram @petrokimiagresik_official. Perusahaan juga memperoleh penghargaan Silver pada subkategori Website. Kedua kanal tersebut dimanfaatkan untuk memperluas akses informasi, meningkatkan interaksi dengan publik, serta mengenalkan aktivitas, inovasi, dan kontribusi perusahaan.
Sementara itu, pada kategori Media Internal, Petrokimia Gresik meraih penghargaan Silver untuk Video Profile dan majalah GEMA edisi Growing With Impact. Dua edisi GEMA lainnya, yakni Tak Hanya Setara, Tapi Berdaya dan Rajut Kebersamaan Raih Kemenangan, masing-masing mendapatkan penghargaan Bronze.
Media internal tersebut dikembangkan untuk memperkuat pemahaman karyawan terhadap perkembangan bisnis, strategi perusahaan, dan nilai-nilai yang dijalankan. Selain itu, media tersebut menjadi sarana untuk membangun semangat kebersamaan dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Penghargaan lainnya diraih melalui program EI Squad (Employee Influencer) yang mendapatkan Silver pada kategori Program Kehumasan Pemerintah, subkategori Korporasi Negara. Program ini melibatkan karyawan untuk membagikan informasi dan pengalaman mengenai aktivitas perusahaan secara lebih personal dan autentik.
Ari menegaskan, pengembangan komunikasi korporat tidak hanya berorientasi pada penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri. Melalui komunikasi yang tepat, berbagai inovasi dan kontribusi perusahaan terhadap sektor pertanian diharapkan semakin dikenal masyarakat.
“Bagi kami, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan komunikasi yang lebih baik dan bermanfaat. Kami ingin setiap informasi yang disampaikan tidak hanya sampai kepada masyarakat, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai berbagai upaya dan kontribusi Petrokimia Gresik, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Baca juga: Dorong Ketahanan Pangan Warga, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Lewat GEMBALA
Apresiasi terhadap kinerja komunikasi Petrokimia Gresik juga disampaikan Ketua Dewan Juri sekaligus Founder & CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan. Ia menilai Petrokimia Gresik secara konsisten membangun gaya komunikasi yang berdampak dan relevan dengan kepentingan perusahaan maupun para pemangku kepentingan.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan, disertai inovasi baru untuk menghadapi tantangan komunikasi yang terus berkembang. Menurutnya, kemampuan tim komunikasi Petrokimia Gresik menjadi salah satu modal untuk beradaptasi menghadapi berbagai tantangan tersebut.
AHI 2026 merupakan ajang kompetisi kinerja komunikasi dan keterbukaan informasi publik tingkat nasional yang diselenggarakan HUMAS INDONESIA. Memasuki penyelenggaraan kedelapan, kompetisi tahun ini menerima 371 entri dari berbagai institusi di Indonesia, mulai dari kementerian, lembaga negara, BUMN, BUMD, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.
Editor : Redaksi