Wanita Tewas Tanpa Busana di Hotel Surabaya, Ada Alat Kontrasepsi

bacasaja.id
Penampakan jenazah seorang wanita yang hilang nyawa di kamar sebuah hotel di Surabaya.

BACASAJA.ID - Wanita dengan kondisi tanpa busana ditemukan tergeletak di lantai kamar sebuah hotel di kawasan Kedungdoro, Surabaya, Kamis (25/3/2021).

Informasi yang dihimpun, wanita itu diketahui bernama Novitasari warga Pangadaran, Jawa Barat.

Baca juga: Pesta Narkoba Seret 3 Wakil Rakyat, Praktisi Hukum: Kalau Urine Positif, Sulit untuk RJ

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto mengatakan, wanita itu ditemukan tergeletak oleh karyawan hotel yang hendak memberitahu jika waktu sewa kamar habis.

Sebelum mendatangi kamar di lantai 9 itu, pekerja itu sempat menghubungi lewat sambungan telepon kamar namun tidak mendapatkan jawaban.

Karyawan itu kemudian menghampiri kamar dan mengetuk pintu, tetapi tidak ada respon hingga akhirnya terpaksa membukanya menggunakan kunci cadangan.

"Pas dibuka korban sudah dalam kondisi tengkurap di lantai. Benar (telanjang.red) dan petugas sudah melakukan identifikasi," jelas Risti.

Baca juga: Pesta Narkoba di Hotel, 3 Anggota DPRD Digerebek Polrestabes Surabaya, Gerindra Ikut Terseret

Melihat korban yang tak sadarkan diri, pekerja hotel menghubungi petugas kepolisian. Saat memeriksa barang bawaan korban, polisi menemukan obat-obatan dan alat kontrasepsi di dalam tas.

Terkait perempuan berusia 20 tahun itu sedang melayani jasa layanan hubungan suami istri, Risti membantahnya. Pemeriksaan yang dilakukan pihaknya tidak ada bukti bekas hubungan suami-istri. Selain itu, kondisi tubuh korban juga tidak ditemukan adanya luka penganiayaan.

"Kemungkinan meninggal karena sakit. Terkait dipakai laki-laki, kami masih dalami dan alat kontrasepsi masih utuh," jelas dia.

Baca juga: Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Usai dinyatakan meninggal karena sakit, petugas langsung membawa jenazah korban ke RSU dr Soetomo untuk dilakukan visum dan menunggu pihak kekuarga korban.

"Mayat sudah di kirim ke RS juga," pungkas Risti.(ads)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru