Elektabilitas Ganjar - Mahfud Unggul , PDIP Surabaya: Bersama Rakyat Kita Kuat!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat bersama warga Surabaya
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat bersama warga Surabaya

i

SURABAYA- Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis survei elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024. Hasilnya, paslon Ganjar Pranowo-Mahfud Md unggul atas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Survei ini digelar pada 26 hingga 31 Oktober 2023 dengan melibatkan 2.400 responden. Para responden dipilih secara acak atau multistage random sampling di 38 provinsi.

Metode survei dilakukan wawancara secara tatap muka. Adapun margin of error survei +/- 2�ngan tingkat kepercayaan survei 95%.

Charta Politika menanyakan kepada para responden 'seandainya pemilihan presiden dan wakil presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan bapak/ibu/saudara pilih?'. Hasilnya, pasangan calon Ganjar-Mahfud unggul atas 2 paslon lainnya.

 Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat menyebutkan kedekatan Ganjar Pranowo - Mahfud MD dan PDI Perjuangan dengan rakyat menjadi kunci utama kemenangan.

"Terus Turun melakukan kerja kerakyatan , kami yakin bahwa membersamai rakyat membuat kita semakin kuat", Kata Achmad Hidayat Selasa (7/11/2023).

Dirinya juga menyebutkan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD merupakan simbol kemajuan Demokrasi dan Keterwakilan Rakyat.

"Mas Ganjar Pranowo yang lebih muda berada didepan dan Prof Mahfud MD mengawal dengan segala pengalaman lengkapnya di tiga lembaga mulai Eksekutif, legislatif dan Yudikatif . Ini paket Komplit", tegas Achmad yang juga Wakil Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan kota Surabaya

Latar belakang keduanya dari kalangan rakyat biasa dimana Ganjar Pranowo merupakan anak Perwira Pertama Kepolisian dan Mahfud MD anak dari Pegawai Kecamatan akan semakin meneguhkan bahwa demokrasi adalah milik semua rakyat tanpa terkecuali. (*)

Berita Terbaru

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

JAKARTA - Di China, perusahaan farmasi besar seperti WuXi AppTec (melalui anak usahanya yang mengakuisisi Suzhou Kanglu Biotechnology) tercatat sebagai salah…

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

POLDA SULBAR - Menjelang akhir pekan, saat malam mulai larut, cahaya lampu biru khas Polantas kembali terlihat menyisir jalan-jalan di Kota Mamuju. Patroli ini…

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…