Surabaya Tetap Kandang Banteng, PDIP Tertinggi Perolehan Suara Sementara Versi Real Count KPU

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PDIP memimpin perolehan suara sementara Pemilu 2024
PDIP memimpin perolehan suara sementara Pemilu 2024

i

SURABAYA-  Update perolehan suara partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 di Surabaya. Berapa perolehan suara PDIP, PKB dan Partai Gerindra di Surabaya? Simak informasi lengkapnya di sini. 

Hingga pagi ini, Jumat 16 Februari 2024, PDIP masih memimpin, disusul Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PSI dan PKS.

Berdasarkan suara yang masuk ke penghitungan real count KPU di website pemilu2024.kpu.go.id, PDIP untuk sementara masih memipin dengan 3.864 suara (23,79 persen).

Di bawahnya ada Partai Gerindra 2.575 (15,85 persen). Disusul PKB 1.697 (10,45 persen), dan Partai Golkar 1.558 (9,59 persen).

Yang mengejutkan PSI menyodok ke lima besar dengan perolehan suara 1.352 (8,32 persen). Lalu PKS 1.078 suara (6,64 persen), Partai Demkrat 972 suara (5,98 persen) dan Partai Nasdem 660 suara (4,06 persen).

Namun data real count KPU itu belum tuntas. Sebab data yang masuk hingga pukul 08.00 WIB, total suara yang masuk baru 1,16 persen. Dari 8.167 TPS, baru 95 TPS yang masuk.

Hasil yang ditampilkan KPU ini juga bukan hasil akhir Pemilu 2024. KPU menyatakan publikasi form model C/D hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan memudahkan akses informasi publik.

KPU juga menyatakan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sesuai tahapan, rekapitulasi suara Pemilu 2024 mulai 15 Februari 2024 hingga 20 Maret 2024. Jadi, tunggu hasil penghitungan resmi dari KPU.

Meski demikian, Anda bisa mengupdate perolehan suara parpol dan Caleg hasil Pemilu 2024 di Surabaya dengan mengakses tautan di bawah ini:

KLIK DI SINI (*)

Berita Terbaru

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

JAKARTA - Di China, perusahaan farmasi besar seperti WuXi AppTec (melalui anak usahanya yang mengakuisisi Suzhou Kanglu Biotechnology) tercatat sebagai salah…

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

POLDA SULBAR - Menjelang akhir pekan, saat malam mulai larut, cahaya lampu biru khas Polantas kembali terlihat menyisir jalan-jalan di Kota Mamuju. Patroli ini…

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…