Diusung PDIP di Pilgub Jatim, Warga Surabaya Sambut Hangat Kedatangan Risma

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tri Rismaharini  mendapat sambutan antuasi dari masyarakat ketika nyekar ke makam Bungkul, Kamis (29/8/2024).
Tri Rismaharini  mendapat sambutan antuasi dari masyarakat ketika nyekar ke makam Bungkul, Kamis (29/8/2024).

i

SURABAYA — Kedatangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, di Kota Surabaya disambut hangat oleh warga dengan penuh suka cita. Hal itu tampak saat perempuan yang akrab disapa Bu Risma itu berziarah di Makam Mbah Bungkul, Surabaya, Kamis (29/8/2024).

Sebagai mantan Wali Kota Surabaya yang sangat dicintai, kehadiran Risma disambut antusias oleh berbagai lapisan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang kaki lima, penjual makanan, hingga kelompok penyanyi jalanan, turun ke jalan untuk mengungkapkan dukungannya pada Risma.

Ahmad (21), seorang penjual keripik singkong, yang berkesempatan langsung bertemu dengan Risma. Wajah Ahmad terlihat berbinar saat dihampiri Risma dan dibeli semua keripik singkong yang dijualnya.

“Saya sangat bahagia bisa bertemu Bu Risma,” ujar Ahmad dengan mata berbinar seperti dilansir laman resmi PDIP Jatim.

“Beliau memborong dagangan saya. Saya menaruh harapan besar kepada Bu Risma agar bisa memimpin Jawa Timur dan membawa kemajuan, terutama di Surabaya,” lanjutnya.


Ahmad, yang telah berjualan keripik singkong sejak remaja itu, merasa yakin, Risma adalah sosok yang tepat untuk memimpin Jawa Timur. Ia mengenang masa-masa ketika Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, di mana ia merasa kondisi kota lebih aman dan nyaman.

“Saya merasa ada banyak hal baik saat Bu Risma memimpin Surabaya dulu, terutama untuk pedagang kecil seperti saya. Saya berharap ketika Bu Risma menjadi gubernur, beliau akan melakukan hal yang sama untuk seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

Di sisi lain, kelompok penyanyi jalanan yang dipandu oleh Yayan juga tidak mau ketinggalan untuk memberikan sambutan hangat kepada Risma. Mereka menggelar pertunjukan sederhana di jalanan dengan lantunan lagu-lagu yang ceria, seolah menjadi simbol suka cita mereka menyambut kepulangan Risma ke Surabaya.

“Sambutan kami ini sebagai suka cita Ibu Risma yang pernah memimpin Surabaya, lalu ke Jakarta, sekarang kembali lagi ke Surabaya untuk memimpin yang lebih luas, yakni di Jatim,” ujar Yayan.

“Selamat datang kembali, Bu Risma, di rumah,” tambahnya.

Para penyanyi jalanan ini menganggap Risma sebagai bagian dari keluarga besar mereka. Mereka merasa, Risma adalah pemimpin yang selalu hadir untuk rakyat kecil, mendengarkan keluh kesah mereka, dan mencari solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kedatangan Risma ke Surabaya kali ini bukan hanya untuk bernostalgia, tetapi juga sebagai langkah awal untuk menghimpun dukungan dari masyarakat Surabaya dalam rangkaian kampanyenya di Pilgub Jatim 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu pernah membangun Surabaya menjadi salah satu kota paling bersih di Indonesia, bertekad untuk melanjutkan kesuksesannya di tingkat provinsi.

“Saya kembali ke Surabaya untuk membawa semangat perubahan yang lebih besar bagi seluruh Jawa Timur. Saya ingin Surabaya menjadi contoh bagi kota-kota lain, bagaimana kita bisa membangun dengan hati, merangkul semua lapisan masyarakat dan tetap berfokus pada kesejahteraan bersama,” terang Risma. (pdip)

Berita Terbaru

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYA, – Polemik arisan Meow yang menyeret nama MCL kembali memanas. Setelah sempat menjadi perhatian publik, delapan korban akhirnya menempuh jalur hukum d…