Raperda Kampung Cerdas Dipertanyakan, Kader KSH Soroti Tumpang Tindih Program Pemkot Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kader KSH soroti tumpang tindih program Pemkot Surabaya
Kader KSH soroti tumpang tindih program Pemkot Surabaya

i

SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Surabaya yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengembangan Kampung Cerdas menghadapi sejumlah pertanyaan dari masyarakat terkait kesinambungan program Pemerintah Kota Surabaya di tingkat kampung.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menggulirkan Program Kampung Pancasila sebagai kelanjutan dari Kampung Madani, dengan Kader Surabaya Hebat (KSH) menjadi ujung tombak pelaksanaan di lapangan.

Namun, muncul kekhawatiran bahwa hadirnya Raperda Kampung Cerdas justru menambah beban kader tanpa penyelesaian program sebelumnya.

Ernawati, salah satu petugas KSH, mengaku resah jika kembali ditunjuk sebagai pelaksana lapangan program baru, sementara pemahaman terhadap Program Kampung Pancasila dinilainya belum sepenuhnya tuntas.

“Ini ujung-ujungnya KSH lagi sebagai pelaksana lapangan, padahal program Kampung Pancasila belum selesai kami kuasai, seperti halnya Kampung Madani,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan berbagai aplikasi digital milik Pemkot Surabaya yang menjadi pendukung program-program kampung.

“Aplikasi Sayang Warga dan Aplikasi Wargaku Surabaya saja masih belum tuntas dikuasai kader maupun masyarakat. Kenapa masih ada rencana program baru lagi?” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus Pengembangan Kampung Cerdas DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan bahwa penyusunan Raperda ini tidak dimaksudkan untuk menumpuk program, melainkan memberikan arah dan kepastian hukum bagi pengembangan kampung berbasis konsep smart city.

Menurut Azhar, Raperda Kampung Cerdas justru disusun untuk menyelaraskan konsep pengembangan kampung di Surabaya dengan standar internasional, khususnya ASEAN Smart City Network (ASCN), agar Surabaya dapat membuka peluang kerja sama antarnegara di kawasan ASEAN.

“Surabaya pernah dinominasikan masuk ASEAN Smart City Network, tetapi belum lolos karena belum memiliki payung hukum yang jelas,” jelas Azhar saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (31/1/2026).

Dalam Raperda tersebut, lanjut Azhar, Pansus merancang pembentukan komite khusus pengembangan kampung cerdas. Komite ini akan bertugas menangani perencanaan strategis, intervensi kebijakan, hingga perlindungan dalam pengembangan kampung cerdas.

“Anggotanya nanti terdiri dari akademisi, praktisi, dan OPD terkait. KSH itu produk Perwali dan SK-nya dari wali kota, sedangkan ini produk perda. Jadi pelaksananya lembaga baru, bukan KSH,” tegasnya.

Azhar menambahkan, secara infrastruktur Surabaya dinilai telah cukup siap untuk masuk dalam jaringan ASCN. Namun, ketiadaan regulasi khusus menjadi kendala utama selama ini.

Karena itu, Raperda Pengembangan Kampung Cerdas diharapkan menjadi landasan hukum krusial agar pembangunan kampung berbasis smart city berjalan terarah, berkelanjutan, dan tidak tumpang tindih. (dims)

Berita Terbaru

Kapolda Sulbar Beri Semangat Putra-Putri Terpilih Pengibar Bendera Pusaka HUT ke-81 RI

Kapolda Sulbar Beri Semangat Putra-Putri Terpilih Pengibar Bendera Pusaka HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agu 2026 15:42 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:42 WIB

POLDA SULBAR- Kebanggaan dan harapan besar menyelimuti Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Minggu (16/8/26), saat dilaksanakan acara Pengukuhan…

Kapolda Sulbar Meriahkan CFD di Arteri Mamuju, Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Kapolda Sulbar Meriahkan CFD di Arteri Mamuju, Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agu 2026 15:38 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:38 WIB

POLDA SULBAR- Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta turut meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) yang dibalut dengan semangat Kemerdekaan di Jalan…

Hadiri Syukuran HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Wakapolda Sulbar Tegaskan Sinergi Kokoh TNI-Polri Se-Sulawesi

Hadiri Syukuran HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Wakapolda Sulbar Tegaskan Sinergi Kokoh TNI-Polri Se-Sulawesi

Minggu, 16 Agu 2026 15:35 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:35 WIB

POLDA SULBAR- Kekuatan persaudaraan dan sinergitas yang kokoh antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan Wakapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Hari Santoso, yang …

Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun, Apa Kata Anggota DPR RI?

Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun, Apa Kata Anggota DPR RI?

Minggu, 16 Agu 2026 15:30 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:30 WIB

JAKARTA- Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 menunjukkan…

Raja Juli Belum Aman? KPK Telusuri Pemberian dan Pengembalian Uang ke Pihak Kemenhut

Raja Juli Belum Aman? KPK Telusuri Pemberian dan Pengembalian Uang ke Pihak Kemenhut

Minggu, 16 Agu 2026 10:29 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 10:29 WIB

JAKARTA- KPK mendalami dugaan pemberian uang kepada pihak Kementerian Kehutanan serta proses pengembaliannya dalam pengembangan perkara dugaan korupsi di…

Dugaan Prostitusi Berkedok Warkop di Surabaya Dirazia Aparat Gabungan

Dugaan Prostitusi Berkedok Warkop di Surabaya Dirazia Aparat Gabungan

Minggu, 16 Agu 2026 10:19 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 10:19 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya melalui Satpol PP menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan aktivitas usaha yang mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.…