Akses Kesehatan Pinggiran Masih Timpang, DPRD Surabaya Soroti Validitas Data Pemkot

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bakti sosial cek kesehatan gratis yang digelar DPC Partai Gerindra Surabaya
Bakti sosial cek kesehatan gratis yang digelar DPC Partai Gerindra Surabaya

i

SURABAYA – Akses layanan kesehatan yang merata masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kota Surabaya, khususnya di wilayah pinggiran. Hal tersebut ditegaskan Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo, saat meninjau langsung kegiatan bakti sosial cek kesehatan gratis yang digelar DPC Partai Gerindra Surabaya di Balas Klumprik, Kecamatan Karangpilang, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang diikuti lebih dari seratus warga ini menjadi upaya konkret untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan akibat jarak yang jauh dari pusat kota. Alif menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Ini salah satu program yang digalakkan Pak Prabowo melalui DPC Gerindra. Di bawah kepemimpinan Mas Cahyo, DPC mengadakan bakti sosial di masing-masing daerah pemilihan. Khusus di Dapil 5, kami selenggarakan di Balas Klumprik untuk menjaring warga sekitar, terutama lansia, agar bisa mendapatkan pengecekan kesehatan gratis,” ujar Alif.

Program bakti sosial tersebut memang memprioritaskan warga lanjut usia (lansia). Menurut Alif, kelompok lansia di wilayah perbatasan kerap mengalami kesulitan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin karena keterbatasan akses dan jarak ke fasilitas kesehatan utama.

Selain memberikan layanan medis, legislator muda Partai Gerindra ini juga menyampaikan catatan kritis kepada pihak eksekutif. Ia menyoroti adanya potensi ketimpangan pengambilan sampel data kesehatan antara wilayah pusat kota dan daerah pinggiran seperti Karangpilang dan Lakarsantri.
Alif mengkhawatirkan klaim penurunan angka stunting maupun peningkatan kualitas kesehatan di Surabaya belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di wilayah perbatasan.

“Walaupun sering disampaikan bahwa stunting di Surabaya menurun, bisa jadi sampel yang diambil hanya di wilayah tengah kota atau kecamatan besar. Di Dapil 5, khususnya Karangpilang dan Lakarsantri yang berbatasan langsung dengan kota lain, sampel data sering minim sehingga kita kurang mengetahui kondisi terbaru di lapangan,” tegasnya.

Ia pun berharap Pemerintah Kota Surabaya lebih progresif dan merata dalam melakukan pengambilan data kesehatan. Menurutnya, data yang akurat dan menyeluruh merupakan kunci agar kebijakan dan program kesehatan benar-benar tepat sasaran serta dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

“Pembangunan kesehatan harus berjalan seirama, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di wilayah ujung kota. Ini yang terus kami kawal bersama masyarakat,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…