Komunitas Saka Dharma Awu Sepuh Bagikan 500 Paket Takjil, Tegaskan Komitmen Kepastian Hukum dan Transparansi Keraton

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komunitas Adat Saka Dharma Awu Sepuh Karaton Surakarta Hadiningrat
Komunitas Adat Saka Dharma Awu Sepuh Karaton Surakarta Hadiningrat

i

SOLO - Komunitas Adat Saka Dharma Awu Sepuh Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar kegiatan pembagian takjil pada Senin (23/2/2026) pukul 17.00 WIB di Kori Kamandungan, kawasan Karaton Surakarta Hadiningrat.

Sebanyak kurang lebih 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas dan warga sekitar Keraton. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 lintas trah keturunan raja-raja Surakarta, mulai dari garis keturunan Pakubuwono II hingga Pakubuwono XII.

Kegiatan dipimpin langsung oleh BRM Nugroho Iman Santoso, S.S., selaku Ketua Komunitas Adat Saka Dharma Awu Sepuh Karaton Surakarta Hadiningrat, yang merupakan cucu Pakubuwono XI (PB XI) sekaligus putra GPH Notopuro.

Dalam keterangannya, BRM Nugroho Iman Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus simbol harmonisasi keluarga besar Keraton.

“Alhamdulillah, kegiatan pembagian takjil berjalan lancar. Ini adalah bentuk kebersamaan kami lintas trah serta kepedulian kepada masyarakat. Kami juga ingin menegaskan bahwa kondisi Keraton aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi tersebut juga ditandai dengan dibukanya kembali museum Keraton untuk masyarakat umum.

Tegaskan Kepastian Hukum 

Menanggapi dinamika tata kelola dan rencana pembentukan kelembagaan baru di lingkungan Keraton, BRM Nugroho menegaskan pentingnya menjunjung kepastian hukum berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik IndonesiaNomor 1950 K/Pdt/2022 yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Putusan tersebut menegaskan bahwa tindakan yang bertentangan dengan kewenangan yang sah merupakan perbuatan melawan hukum, serta menjadi yurisprudensi yang wajib dihormati seluruh pihak sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip supremasi hukum sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945.

Menurutnya, demi menjaga tertib administrasi dan menghindari potensi tumpang tindih kewenangan, pelaksanaan tugas pengembangan serta pengelolaan dana hibah hendaknya dilakukan melalui atau terkoordinasi secara formal dengan lembaga yang telah ada dan sah secara hukum di lingkungan Keraton.

Dukung Audit dan Transparansi

BRM Nugroho Iman Santoso juga menyatakan dukungannya terhadap langkah audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 02/SKMK.8.2026/PAKKSH/2026 tertanggal 21 Januari 2026 yang disampaikan oleh KGPH Tedjowulan kepada Ketua BPK RI.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa KGPH Tedjowulan telah menerima Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026 tentang penunjukan dirinya sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.

“Kami mendukung audit sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas tata kelola. Ini penting demi menjaga marwah Keraton sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional,” tegasnya.

Pesan Persatuan Lintas Trah

Di akhir pernyataannya, BRM Nugroho menitipkan pesan kepada para pemangku kebijakan di lingkungan Keraton agar merangkul seluruh trah keturunan raja-raja Surakarta, mulai dari garis Pakubuwono II hingga Pakubuwono XIII, serta menjunjung tinggi transparansi dalam pengelolaan dan keperuntukan dana.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung tertib dan penuh antusiasme, menjadi simbol bahwa Karaton Surakarta Hadiningrat tetap berdiri sebagai pusat budaya yang terbuka, aman, serta berkomitmen pada kepastian hukum dan tata kelola yang baik. (*)

Berita Terbaru

Polda Sulbar Intensifkan Operasi Antik Marano 2026, 24 Kasus Narkotika Terungkap

Polda Sulbar Intensifkan Operasi Antik Marano 2026, 24 Kasus Narkotika Terungkap

Selasa, 25 Agu 2026 14:08 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:08 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat bersama jajaran terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Antik Marano 2026 sebagai langkah tegas dalam memberantas peredaran dan …

Momen Maulid Nabi, Kapolda Sulbar Ajak Generasi Penerus Wujudkan Kamtibmas Berlandaskan Teladan Rasulullah

Momen Maulid Nabi, Kapolda Sulbar Ajak Generasi Penerus Wujudkan Kamtibmas Berlandaskan Teladan Rasulullah

Selasa, 25 Agu 2026 12:19 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 12:19 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta mengajak seluruh…

Anak Buah Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuansing

Anak Buah Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuansing

Selasa, 25 Agu 2026 09:43 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:43 WIB

JAKARTA- Staf Khusus Menteri Kehutanan, Andi Saiful Haq, tidak menghadiri pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seharusnya, anak buah Menhut Raja…

Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri, Ada Apa?

Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri, Ada Apa?

Selasa, 25 Agu 2026 09:37 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:37 WIB

JAKARTA — Ada pemandangan istimewa dalam Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026). Para mantan K…

Pemkot Surabaya Tegur Kontraktor Catut Nama DSDABM di Truk Proyek

Pemkot Surabaya Tegur Kontraktor Catut Nama DSDABM di Truk Proyek

Selasa, 25 Agu 2026 09:34 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:34 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegur kontraktor proyek yang menggunakan nama pemkot pada kendaraan proyek di Jalan Dr Moestopo, Surabaya. …

ICMI Dorong Pemkot Surabaya Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis RW: Dari CKG jadi RS Smart

ICMI Dorong Pemkot Surabaya Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis RW: Dari CKG jadi RS Smart

Selasa, 25 Agu 2026 09:32 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:32 WIB

SURABAYA- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang gencar digulirkan Pemkot Surabaya dinilai menyimpan potensi besar sebagai pijakan awal membangun ekosistem…