Surabaya Permudah Layanan Adminduk, Bayi Baru Lahir Dapat Tiga Dokumen Gratis

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Layanan di Dispendukcapil Surabaya
Layanan di Dispendukcapil Surabaya

i

SURABAYA- Bayi yang lahir dari orang tua ber-KTP atau Kartu Keluarga (KK) Surabaya dapat langsung memperoleh tiga dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) secara gratis. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan setiap warga memiliki identitas hukum sejak lahir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad mengatakan, administrasi kependudukan merupakan dasar berbagai layanan publik karena berkaitan dengan identitas hukum setiap warga negara.

"Kami sampaikan bahwa pelayanan adminduk di kami itu ada 74 layanan. Semua live event atau siklus kehidupan butuh adminduk. Peristiwa penting mulai lahir, sekolah, nikah, cerai, kawin meninggal, itu semua butuh adminduk," kata Irvan, Jumat (17/7/2026).

Menurut dia, fungsi dokumen kependudukan tidak hanya sebagai identitas diri, tetapi juga menjadi dasar dalam berbagai urusan hukum dan pelayanan publik. "Ketika bicara KTP dan KK, itu tidak hanya identitas kependudukan, identitas orang, tapi juga identitas hukum. Ada muara semua pelayanan publik itu berbasis pada identitas ini," ujarnya.

Irvan menjelaskan, kesalahan sekecil apa pun pada data kependudukan dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari. "Misal kalau namanya sama, tapi beda huruf itu saja sudah jadi masalah hukum, ketika berkaitan dengan waris, berkaitan mau ibadah haji, paspor," katanya.

Karena itu, Disdukcapil Surabaya terus mendorong masyarakat untuk melengkapi dokumen kependudukan sejak awal kehidupan. Saat ini, Disdukcapil telah bekerja sama dengan 69 rumah sakit serta lebih dari 150 fasilitas kesehatan dan puskesmas untuk mempercepat penerbitan dokumen bagi bayi yang baru lahir. "Ketika warga Surabaya ber-KTP Surabaya atau ber-KK Surabaya lahir, bayi itu langsung mendapatkan (Adminduk) gratis," ujar Irvan.

Melalui layanan tersebut, bayi yang baru lahir akan langsung memperoleh akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta pembaruan Kartu Keluarga orang tua. "Ketika dia sebagai contoh lahir itu langsung mendapatkan tiga layanan. Jadi akta kelahiran, kemudian KIA dan perubahan KK orang tuanya," katanya.

Ia menambahkan, penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sejak bayi lahir juga memberikan manfaat langsung terhadap akses layanan kesehatan. "Nah, ketika bayi lahir itu mungkin saja dia masih membutuhkan layanan kesehatan. Nah, ketika dia mempunyai NIK, otomatis di Surabaya itu tercover BPJS," paparnya.

Dengan demikian, Irvan menggarisbawahi apabila bayi memerlukan perawatan setelah dilahirkan, layanan kesehatan dapat segera diakses menggunakan NIK yang telah diterbitkan. "Mungkin bayinya itu ada yang harus rawat inap karena imunisasi, vaksinasi dan sebagainya dan tindakan-tindakan yang dibutuhkan. Itu otomatis tercover BPJS," kata Irvan.

Karena itu, Irvan mengimbau para orang tua menyiapkan dokumen kependudukan sebelum proses persalinan agar penerbitan dokumen bayi dapat dilakukan segera setelah kelahiran.

"Rumah sakit pun ketika datang pasangan yang mau melahirkan itu sudah langsung dimintai surat dokumen kependudukan, supaya ketika bayi lahir itu sudah siap, termasuk namanya," terang dia.

Irvan menegaskan bahwa Disdukcapil Surabaya berkomitmen menerbitkan ketiga dokumen tersebut dalam waktu paling lambat 1x24 jam setelah bayi lahir. "Kami sudah komitmen bahwa ketika bayi lahir itu 1x24 jam sudah terbit tiga layanan (Adminduk) langsung," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Manis dan Menawan, Polwan Ditlantas Polda Sulbar Peringati HUT ke-78 dengan Aksi Cinta Keselamatan di Jalan Raya

Manis dan Menawan, Polwan Ditlantas Polda Sulbar Peringati HUT ke-78 dengan Aksi Cinta Keselamatan di Jalan Raya

Selasa, 01 Sep 2026 09:31 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 09:31 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka semarak memperingati HUT Polwan ke-78, para Srikandi Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar tampil dengan cara yang manis, menawan dan …

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Selasa, 01 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:11 WIB

Awalnya Dana Dikembalikan Sesuai Janji, Korban Kemudian Menambah Modal hingga Puluhan Miliar Rupiah…

Retribusi Parkir Dinilai Bocor, Josiah Michael Tawarkan Skema Bayar Lewat Pajak Kendaraan

Retribusi Parkir Dinilai Bocor, Josiah Michael Tawarkan Skema Bayar Lewat Pajak Kendaraan

Selasa, 01 Sep 2026 06:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 06:28 WIB

SURABAYA — Persoalan pengelolaan parkir di tepi jalan umum Kota Surabaya kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, Josiah M…

Brigjend Eko Hadi Promosi Jadi Bintang 2 karena Berhasil Ungkap Kasus Narkoba di Seluruh Indonesia

Brigjend Eko Hadi Promosi Jadi Bintang 2 karena Berhasil Ungkap Kasus Narkoba di Seluruh Indonesia

Senin, 31 Agu 2026 22:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 22:16 WIB

JAKARTA- Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mendapatkan tugas baru sebagai penyidik Tindak Pidana Utama TK I Bareskrim…

URC Ditreskrimum Polda Sulbar Buru 3C dan Kriminalitas Jalanan

URC Ditreskrimum Polda Sulbar Buru 3C dan Kriminalitas Jalanan

Senin, 31 Agu 2026 15:54 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:54 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Polda Sulawesi Barat. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse K…

Buka Pelatihan Investigative Interviewing dan Digital Forensic, Kapolda Sulbar Dorong Penyidik Lebih Cerdas

Buka Pelatihan Investigative Interviewing dan Digital Forensic, Kapolda Sulbar Dorong Penyidik Lebih Cerdas

Senin, 31 Agu 2026 15:19 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:19 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai terobosan baru untuk meningkatkan kualitas penyidikan yang profesional, objektif dan berintegritas, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi …