Genmuda ISRI Luncurkan AI Pancasila untuk Perkuat Literasi Kebangsaan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kursus Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (IWAK) Seri #5 bertajuk “Pancasila Era AI: oleh Genmuda ISRI
Kursus Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (IWAK) Seri #5 bertajuk “Pancasila Era AI: oleh Genmuda ISRI

i

BACASAJA.ID — Generasi Muda Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (Genmuda ISRI) meluncurkan AI Pancasila, sebuah platform kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu masyarakat mempelajari Pancasila, sejarah, dan wawasan kebangsaan.

AI Pancasila diperkenalkan dalam Kursus Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (IWAK) Seri #5 bertajuk “Pancasila Era AI: Edukasi Netizen Gen Z dan Antisipasi Distraksi Digital” yang digelar secara daring pada Jumat (28/8/2026).

Platform tersebut dikembangkan sebagai salah satu upaya menghadapi penyebaran informasi yang keliru di ruang digital, khususnya informasi terkait sejarah Indonesia dan Pancasila.

Anggota DPR RI Dr. Giri Ramanda Kiemas mengatakan perkembangan teknologi AI perlu diikuti dengan penguatan literasi sejarah dan kebangsaan.

“Pemahaman tentang ideologi negara Pancasila harus menyesuaikan dengan zaman. Salah satunya kita harus memberikan informasi yang benar tentang Pancasila dan sejarahnya melalui pendekatan kekinian, terutama menggunakan teknologi AI,” ujar Giri.

Menurut Giri, masyarakat perlu berhati-hati ketika memperoleh informasi sejarah melalui internet maupun AI. Informasi yang tidak memiliki sumber jelas dapat terus disebarkan dan akhirnya dianggap sebagai fakta.

Ia menyebut sumber primer seperti Risalah BPUPK/PPKI, teks pidato 1 Juni, dan arsip Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai rujukan utama dalam memeriksa informasi sejarah Pancasila. Sementara itu, konten digital seperti blog, Wikipedia, video media sosial, dan hasil AI generatif perlu diverifikasi kembali.

Ketua Bidang Pendidikan, Riset, dan Inovasi Genmuda ISRI, Dr. Muhammad Rizky Pribadi, mengatakan AI juga memiliki risiko menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan tetapi tidak sesuai dengan fakta.

“Memanfaatkan AI untuk Pancasila berarti kita mengintegrasikan etika kebangsaan ke dalam algoritma. Teknologi harus mengabdi pada kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial,” kata Rizky.

Menurut Rizky, AI Pancasila dikembangkan dengan menggunakan dokumen yang telah dikurasi dan diverifikasi. Basis pengetahuannya mencakup dokumen BPIP, karya dan pidato Ir. Sukarno, arsip ANRI, serta sejumlah sumber otentik lainnya.

Pengembang menyebut sebanyak 3.646 halaman dokumen telah diperiksa, dengan 32 dokumen resmi yang dikurasi dan melalui lima tahap verifikasi manual pada setiap dokumen. Jawaban yang diberikan platform juga mencantumkan sumber rujukannya.

AI Pancasila ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan masyarakat umum. Berbeda dengan AI generatif umum, platform tersebut secara khusus difokuskan pada pertanyaan mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan Indonesia.

Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, Prof. Dr. M. Sabri, M.A., mengatakan teknologi dapat membantu memperluas pengetahuan mengenai Pancasila, tetapi tidak dapat menggantikan keteladanan dan pengalaman sosial di masyarakat.

“AI populer di masyarakat memberikan jawaban cepat, tetapi tidak selalu mendalam. Keteladanan yang hidup sehari-hari di masyarakat kita tidak ada dalam AI,” ujar Sabri.

Ia menilai nilai-nilai Pancasila perlu terus dipahami dan dikontekstualisasikan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, termasuk di tengah perubahan pola konsumsi informasi generasi muda.

Kursus IWAK Seri #5 diikuti guru, mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Peserta membahas penggunaan AI untuk memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila serta tantangan kebangsaan di era digital.

Ketua Umum Genmuda ISRI Diasma Sandi Swandaru mengatakan pihaknya juga membuka partisipasi masyarakat untuk membantu memperkaya sumber pengetahuan AI Pancasila.

Masyarakat dapat mengirimkan dokumen, buku, tesis, disertasi, maupun hasil penelitian yang relevan melalui email [email protected].

Genmuda ISRI juga berencana mengembangkan permainan digital bertema Pancasila sebagai media pembelajaran yang lebih dekat dengan generasi muda.

Peluncuran AI Pancasila menjadi salah satu upaya Genmuda ISRI memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses terhadap informasi Pancasila dan wawasan kebangsaan dengan tetap mengutamakan sumber sejarah dan kajian yang dapat diverifikasi.

Tag :

Berita Terbaru

Dari Masjid, Polisi Dengar Suara Umat: Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling

Dari Masjid, Polisi Dengar Suara Umat: Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling

Sabtu, 17 Okt 2026 08:56 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:56 WIB

POLDA SULBAR - Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak harus selalu diawali dengan laporan atau persoalan hukum. Terkadang, kedekatan justru lahir dari …

Terungkap di Surabaya dan Sidoarjo! Gadis ini Dipaksa Layani 10 Pria Sehari

Terungkap di Surabaya dan Sidoarjo! Gadis ini Dipaksa Layani 10 Pria Sehari

Sabtu, 17 Okt 2026 08:50 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:50 WIB

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur membongkar kasus d…

Polda Jatim Ungkap Penggelapan 185 Ton Gula Rp3Miliar dari Pabrik Jember, Lumajang, dan Kediri

Polda Jatim Ungkap Penggelapan 185 Ton Gula Rp3Miliar dari Pabrik Jember, Lumajang, dan Kediri

Sabtu, 17 Okt 2026 08:34 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:34 WIB

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur melalui Subdit 3 Jatanras mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan muatan g…

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menjemput paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Diketahui, Nusron sudah dua kali tidak…

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

PROBOLINGGO - Petugas gabungan yang menjadi korban waktu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

POLDA SULBAR– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi k…