PROBOLINGGO - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui kegiatan kick off yang ditandai dengan pemukulan rebana oleh jajaran pengurus PCNU, Ahad (11/10/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HSN 2026 di Kota Probolinggo. Selain pemukulan rebana, peringatan juga diisi dengan kegiatan khotmil Qur’an yang dilaksanakan di 99 titik.
Ketua PCNU Kota Probolinggo, H. Arbai Hasan, mengatakan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan santri dan ulama dalam menjaga agama dan bangsa.
“Peringatan Hari Santri menjadi momentum meneguhkan semangat perjuangan santri dan ulama. Melalui khotmil Qur’an di 99 titik, kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar Nahdlatul Ulama dalam merawat tradisi keislaman sekaligus memperkuat peran santri di tengah kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Probolinggo, Ahmad Fais, menyampaikan bahwa kegiatan kick off merupakan awal dari rangkaian agenda peringatan Hari Santri tahun ini.
“Kick off ini menandai dimulainya rangkaian HSN 2026 di Kota Probolinggo. Kami berharap kegiatan khotmil Qur’an di 99 titik menjadi wujud syiar Islam sekaligus penguatan tradisi keagamaan warga Nahdliyin,” tuturnya.
Pelaksanaan khotmil Qur’an di 99 titik melibatkan MWCNU, Ranting NU, Lembaga dan Banom NU Serta warga Nahdliyin dalam menyemarakkan Hari Santri. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta menjaga tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama.
Peringatan Hari Santri Nasional setiap tahunnya menjadi momentum untuk mengenang peran santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Lebih dari itu, Hari Santri juga menjadi pengingat pentingnya kontribusi santri dalam menjaga persatuan, merawat kebangsaan, dan membangun peradaban.
Melalui rangkaian HSN 2026, PCNU Kota Probolinggo berharap semangat santri terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama.
Editor : Redaksi