Seharusnya air bantuan itu untuk kawasan lain

Air PDAM tak Mengalir, Emak-Emak di Surabaya Barat Bajak Truk Tangki

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Puri Lidah Kulon Surabaya saat mengantri mendapatkan air bersih, Sabtu (13/3/2021).
Warga Puri Lidah Kulon Surabaya saat mengantri mendapatkan air bersih, Sabtu (13/3/2021).

i

BACASAJA.ID - Bocornya pipa PDAM Surya Sembada yang berdiameter 600 mm di kawasan Karang Pilang Kota Surabaya, selama dua minggu membuat aktifitas warga di kawasan Surabaya Barat terganggu. Sebab aliran air tidak mengalir di kawasan tersebut.

Saat ini, PDAM Surya Sembada mengklaim telah menemukan titik kebocoran dan sedang melakukan perbaikan. Dari perbaikan itu, sejumlah kawasan di Kota Surabaya terpaksa tidak mendapat jatah air.

Kawasan-kawasan itu di antaranya; Karangpilang, Balas Klumprik, Kebraon, Lidah Kulon, Bangkingan, Wiyung, Lakarsantri, Made, Alas Malang, Sawo, Bringin, Kendung, Sendang, Bulu, Langkir, Rejosari, Benowo dan sekitarnya.

Jatah air yang tidak mengalir tersebut kemudian mendapat keluhan dari sejumlah warga yang tinggal di wilayah Puri Lidah Kulon Surabaya.

Warga yang terdiri dari ibu-ibu ini dengan nekat memberhentikan truk yang membawa dua tandon air yang seharusnya diberikan kepada warga di kawasan lain. Aksi tersebut dilakukan, agar mereka mendapat pasokan air.

Salah satu warga, Kuswati, mengaku kecewa dengan matinya air PDAM tersebut. Selama empat hari ia terpaksa membeli air isi ulang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

"Air tidak mengalir sudah empat hari ini. Saya rugi tidak bisa melakukan aktivitas, seperti memasak, mandi, dan mencuci. Saya terpaksa membeli air," keluhnya.

Senada dengan Kuswati, pemilik usaha laundry di Puri Lidah Kulon, Wahyu Tinarti mengalami kerugian yang cukup signifikan. Sebab ia terpaksa tidak bisa membuka usaha laundry miliknya.

"Sehari saja keuntungan saya mencapai Rp300 ribu, tapi ini air mati. Tinggal di kali kan saja kerugiannya," tegasnya.

Kekecewaan lainnya juga dialami oleh Agus Sriawan yang terpaksa tidak mendapat jatah air. Nampak ia sangat kesal dan langsung membawa tempat penampungan airnya.

"Siapa yang tidak kesal? Sudah dua kali truk tangki ini lewat. Saya menunggu lama tapi tidak kebagian lagi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua LPMK Lidah Kulon, Patola mengatakan, bantuan air yang datang hari ini merupakan pasokan air yang dikhususkan untuk warga di RT 4 sampai RT 5.

"Air mati memang sudah empat hari ini, kalau malam nyala tapi tidak besar. Bantuan air ini datang mulai tadi pagi untuk RT 4-5. Memang ada warga yang terpaksa tidak kebagian air. Tapi nanti akan datang lagi bantuan air bersih kepada warga," tandasnya.

Dari penuturan Patola, kerugian yang dialami oleh warga di kawasan Lidah Kulon sudah tidak terhitung lagi. Namun paling tidak Pemerintah Kota Surabaya melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengirimkan pasokan air bersih. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…