Arumi: Remaja Zaman Now Bikin Orang Tua Kewalahan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arumi Bachsin
Arumi Bachsin

i

BACASAJA.ID - Perkembangan teknologi yang canggih dan massif, ternyata membuat Arumi Bachsin khawatir. Istri Wagub Jatim Emil Dardak yang juga Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur ini mengungkap berbagai persoalan yang kelak dihadapi orang tua sebagai dampak teknologi tersebut.

Menurut Arumi, tantangan orang tua menghadapi anak remaja lebih besar karena anak remaja sudah kritis, apalagi dengan adanya teknologi. Ini dikatakan Arumi saat workshop “Tentang Kita” yang diselenggarakan Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur di Grand Mercure Surabaya, Rabu-Jum’at, 19-21 Mei 2021.

“Dahulu, anak dapat tau dunia satu satunya cara adalah ketika orang tuanya membukakan pintu, orang tuanya mengajak keluar supaya bisa tahu dunia, tetapi sekarang berbeda, anak sendirian di dalam kamar tanpa harus keluar, hanya dengan lewat jempol dari smartphone, atau gadget yang dimilikinya sudah bisa mengetahui semuanya,” papar Arumi yang juga sebagai Bunda GenRe Jawa Timur, dikutip Bacasaja.id dari lama Kominfo Jatim.

Hal itu yang menurut Arumi, membuat anak remaja jaman sekarang bikin orang tua kewalahan. “Karena informasi-informasi unik yang belum tentu orang tuanya tahu anaknya sudah bisa tau, dan inilah akhirnya sering terjadi miss komunikasi, ketika orang tua dan anak tidak dalam fase yang sama,” paparnya.

Arumi mengapresiasi BKKBN Jawa Timur yang memaksimalkan peran Insan GenRe sebagai Pendidik Sebaya kepada para remaja di Jawa Timur. “BKKBN telah dengan berbagai cara melalui program-programnya yang menurut saya sangatlah luar biasa, dan saya yakin lambat laun akan membuahkan hasil, saya berharap ketika anak saya nantinya remaja, remaja-remaja yang ada di sekelilingnya sudah berkualitas seperti adik-adik Insan GenRe ini, sehingga saya sebagai orang tua tidak was-was,” ungkapnya.

Menurutnya faktor lingkungan, faktor komunikasi, dan pergaulan pada remaja sangat mempengaruhi perkembangan tumbuh kembang seorang remaja. Harapannya melalui teman-teman GenRe ini yang nantinya membantu para remaja untuk mencari jati dirinya, karena pada saat pencarian jati diri anak remaja itu sangat rentan.

"Banyak remaja saat ini terjerat kasus narkoba atau pergaulan bebas, di mana salah satu motifnya adalah pencarian jati diri, saat pencarian jati diri para remaja akan mempertanyakan aku ini sebenarnya positioningnya dimana, terutama ketika keluar dari rumah masuk ke dalam lingkungan masyarakat, dan ketika pergaulannya baik maka akan dapat meminimalisir dampak negative seperti narkoba atau pergaulan bebas,” papar Arumi.

Arumi juga mengimbau kepada para Insan GenRe untuk dapat memaksimalkan media yang tepat dalam menemukan cara komunikasi kepada Remaja sebagai Teman sebayanya, salah satunya dengan memaksimalkan media sosial sebagai sarana sumber informasi yang bermanfaat bagi remaja.

“Rumah bermain Remaja saat ini mayoritas sudah di media sosial seperti tiktok dan Instagram, gimana caranya temen-temen akan berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada mereka kalau belum tau alamatnya, atau tidak berkunjung ke rumah mereka, Jadi tidak apa apa memaksimalkan tiktok, instagram untuk seru seruan, tapi dengan syarat pergunakanlah platform itu menjadi paltform yang bermanfaat, jadikan media untuk memberikan informasi yang bermutu dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan,  kegiatan ini merupakan rangkaian dari Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) BKKBN yaitu Program Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja.

“Setelah sebelumnya kita menyelenggarakan workshop 1000 cara berkomunikasi pada remaja yang mana sasarannya adalah orang tua yang memiliki anak remaja, maka pada kegiatan ini akan fokus pada remajanya, yang dipersiapkan untuk menjadi pendidik sebaya di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R),” terang Teguh.

“Karena memang fokus dalam penguatan remaja kita lakukan melalui pendekatan dua arah yang simultan, yakni pendekatan pada remajanya secara langsung dan pendekatan kepada orang tua remaja,” ungkapnya. 

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2020 Jumlah Penduduk Jawa Timur sebanyak 40,67 juta jiwa, dimana 71,65�ri jumlah tersebut merupakan penduduk usia produktif, artinya Jawa Timur masih dalam masa Bonus Demografi.

Sebagian besar dari Jumlah penduduk tersebut 24,80% merupakan kelompok Generasi Zelenial yang lahir di kurun waktu Tahun 1997-2012, atau dapat dikatakan sebagai kelompok Remaja.

“Agar para remaja ini ke depannya dapat menjadi pemimpin bangsa maupun keluarga yang baik maka harus dipersiapkan dengan baik sejak dini,” terang Teguh. (*)

Berita Terbaru

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

JAKARTA- Istana Kepresidenan membantah klaim pemeriksaan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus mendapat izin Presiden terlebih dahulu. Penegasan tersebut…

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…