Bacok Perut Pengendara Motor, 3 Anggota Geng di Surabaya Ditangkap

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan geng remaja tanggung di Surabaya untuk melukai korbannya. (Foto : Arry)
Polisi saat menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan geng remaja tanggung di Surabaya untuk melukai korbannya. (Foto : Arry)

i

BACASAJA.ID - Menjelang tahun baru 2021, aksi gengster di Kota Surabaya kembali kumat. Terbaru, genk beranggotakan anak di bawah umur itu mengeroyok pengendara motor di Jalan Raya Manyar, Surabaya.

Beruntung Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat dengan mengamankan tiga remaja genk tersebut. Ketiga tersangka yang usianya masih di bawah umur itu semuanya asal Surabaya, yakni FTB (15) asal Nginden; NFA (14) asal Tandes; dan FI (15) asal Semolowaru.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ambuka Yudha menjelaskan kejadian ini terjadi pada Minggu (27/12/2020) pukul 03.30 WIB. Geng ini melakukan pengeroyokan ditengarai adanya perselisihan dengan geng lainnya.

"Mereka berkomunikasi melalui WhatsApp kemudian berputar-putar ke area TKP. Sesampainya di sana salah satu anggota ada yang melihat remaja lain yang wajahnya mirip dengan anggota geng yang berselisih," jelas Ambuka di Mapolrestabes Surabaya, Senin (20/12/2020).

Melihat wajah korban yang mirip, geng ini kemudian melakukan pengeroyokan dengan menganiaya korban sampai terjatuh. Korban dipukuli hingga dilukai menggunakan senjata tajam yang di bawa oleh para tersangka.

"Awalnya diberhentikan kemudian dipukuli mengenai kepalanya. Ketika sudah terjatuh korban masih dipukul hingga beberapa dari mereka yang membawa senjata tajam menyabet tangan dan perut korban," katanya.

Korban yang dikeroyok mendapatkan luka cukup serius dengan sabetan di tangan satu kali dan perutnya dua kali. Beruntung korban tak sampai meninggal dunia dan masih bisa diselamatkan.

"Karena salah satu tersangka berhasil diamankan warga, korban kemudian melapor ke polisi dan kami menyelidiki dari keterangan saksi dan rekaman CCTV," ucapnya.

Dari pemeriksaan, sembilan orang berhasil diamankan hingga mengerucut ke tiga orang yang dijadikan tersangka penganiayaan.

Sementara itu masih ada satu orang yang kini menjadi DPO berinisial H. Adapun barang bukti yang disita oleh kepolisian berupa tiga senjata tajam berupa gergaji buatan, samurai dan pisau penghabisan. Selain itu ada dua motor sebagai sarana tersangka untuk berputar-putar.

"Kami masih mencari satu tersangka lainnya berinisial H yang menyabet perut korban sebanyak dua kali. Untuk tersangka lainnya kami kenakan Pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(Arry)

Tag :

Berita Terbaru

Libatkan 34 Ribu Peserta, Jatim Deklarasikan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Libatkan 34 Ribu Peserta, Jatim Deklarasikan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Sabtu, 24 Okt 2026 21:01 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 21:01 WIB

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya perlindungan anak di ruang digital dengan melibatkan sekitar 34 ribu peserta dalam Deklarasi dan E…

Wakil Ketua DPRD Minta Penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77 Ditunda

Wakil Ketua DPRD Minta Penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77 Ditunda

Sabtu, 24 Okt 2026 20:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunda rencana penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77. L…

Mourin Chienci Bantah Tuduhan Penipuan, Klaim Sudah Bayar Ara Rp 1,4 Miliar

Mourin Chienci Bantah Tuduhan Penipuan, Klaim Sudah Bayar Ara Rp 1,4 Miliar

Sabtu, 24 Okt 2026 19:33 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:33 WIB

SURABAYA – Pengelola arisan Meow, Mourin Chienci Lintong, membantah tuduhan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Ara Herawati ke Polda Jawa Timur. Mourin m…

Subuh Keliling di Masjid Desa Bambu, Kapolda Sulbar Sampaikan Keselamatan Berawal dari Ketaatan

Subuh Keliling di Masjid Desa Bambu, Kapolda Sulbar Sampaikan Keselamatan Berawal dari Ketaatan

Sabtu, 24 Okt 2026 16:00 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 16:00 WIB

Polda Sulbar - Usai menunaikan sholat Subuh berjamaah di masjid Desa Bambu dalam kegiatan rutin Subuh Keliling, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok…

Arjuna Rizki, Anggota DPRD Surabaya Siapkan Gugatan Perdata Usai Temui Keluarga Korban Anak Difabel

Arjuna Rizki, Anggota DPRD Surabaya Siapkan Gugatan Perdata Usai Temui Keluarga Korban Anak Difabel

Sabtu, 24 Okt 2026 13:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 13:03 WIB

SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana, S.H., M.Kn., menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus meninggalnya anak penyandang …

Sinergi Cerdaskan Bangsa, Kapolda Sulbar Kunjungi Kampus Unimaju dan Apresiasi Peran Polri dalam Peningkatan SDM

Sinergi Cerdaskan Bangsa, Kapolda Sulbar Kunjungi Kampus Unimaju dan Apresiasi Peran Polri dalam Peningkatan SDM

Sabtu, 24 Okt 2026 09:54 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:54 WIB

POLDA SULBAR– Wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian D…