Wamenaker Immanuel Ebenezer Di-OTT KPK, Pengamat: Momentum Bersih-Bersih

Reporter : Redaksi
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer jadi tersangka pemerasan pengurusan sertifikat K3

JAKARTA- Pengamat hukum Universitas Jenderal Soedirman, Hibnu Nugroho menegaskan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK merupakan langkah berani. Ia menilai, OTT terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer menunjukkan komitmen serius bersih-bersih korupsi di tingkat elite.

“Ini suatu lompatan besar karena menyasar pejabat tinggi. Bukan hanya level daerah,” kata Hibnu dilansir RRI.co.id

Baca juga: Kasus Immanuel Ebeinezer, KPK Ungkap Pejabat yang Dipanggil 'Sultan' di Kemnaker

Hibnu menekankan, OTT terhadap pejabat sekelas wakil menteri memperlihatkan ketegasan hukum tanpa pandang bulu. Hukum tidak hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. 

Fenomena tersebut juga mencerminkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mengawal agenda bersih-bersih nasional. “Presiden seakan ingin menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari lingkaran terdekat pemerintah,” ujarnya. 

Baca juga: OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, Bukti KPK Masih Independen

Hibnu berpendapat, keberhasilan KPK tidak lepas dari dukungan masyarakat melalui berbagai laporan pengaduan. Ia mengingatkan, praktik pemerasan terhadap perusahaan menandakan adanya penyalahgunaan kewenangan yang telah berakar di birokrasi.

“Banyaknya laporan masyarakat menunjukkan pola dugaan korupsi sudah berlangsung lama. Ini bukan kejadian tiba-tiba,” ucap Hibnu.

Baca juga: KPK: Wamenaker Terima Rp3 Miliar dan 1 Motor

Hibnu menguraikan, pengamatan KPK terhadap kasus ini kemungkinan berlangsung berbulan-bulan sebelum dilakukan penindakan. Menurutnya, pengumpulan data serta bukti akurat menjadi dasar kuat bagi penegak hukum dalam membongkar jaringan pemerasan.

Ia pun menekankan, OTT ini harus menjadi terapi kejut agar pejabat lain tidak terjebak korupsi. OTT Wamenaker menjadi peringatan keras sekaligus bukti bahwa KPK masih relevan menjaga integritas negara. ***

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru