Gandeng Djadi Galajapo, Fraksi PPP DPRD Surabaya Fokus Gerakkan Partisipasi Politik Milenial

Reporter : Redaksi
PPP menggandeng tokoh publik Djadi Galajapo

SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggandeng tokoh publik Djadi Galajapo dalam pelaksanaan kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) tahun kedua masa sidang kedua. Kolaborasi ini difokuskan pada penggerakan partisipasi politik generasi milenial di bawah naungan PPP.

Sejumlah anggota Fraksi PPP yang terlibat dalam program tersebut antara lain H. Muhaimin, SH., MH. dari daerah pemilihan (dapil) 3, Drs. H. Buchori Imron dari dapil 2, serta Agus Mashuri dari dapil 5. Melalui kerja sama dengan Djadi Galajapo, Fraksi PPP berharap mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda, sekaligus meningkatkan pemahaman serta peran aktif milenial dalam proses politik.

Baca juga: Perda Disabilitas Masuk Program DPRD, William: Harus Segera Dijalankan

Djadi Galajapo yang memiliki nama lengkap H.M. Cheng Hoo Darmadjadi, lahir di Gresik pada 8 Maret 1965. Ia dikenal luas sebagai komedian dan pembawa acara, sekaligus pendakwah. Selain aktif berdakwah, Djadi Galajapo juga telah menulis tujuh buku hasil pemikirannya, di antaranya Meniti Jalan Tasawuf (2021) dan antologi 59 Puisi 59 Tahun (2024).

Ia juga dikenal sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) dan kerap menyampaikan pesan tentang pentingnya ibadah sosial serta penguatan budaya dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Ketua DPC PPP Kota Surabaya, H. Muhaimin, SH., MH., mengatakan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi politik di kalangan milenial sekaligus menyerap aspirasi mereka secara lebih efektif.

Baca juga: Fraksi PKB DPRD Surabaya Rombak Struktur untuk Tingkatkan Kinerja

“Kami menyadari generasi muda sering merasa jauh dari dunia politik karena dianggap kaku dan sulit dipahami. Kami yakin Djadi Galajapo dapat menjadi jembatan komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan milenial melalui pesan-pesan yang membumi,” ujar Muhaimin di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, Fraksi PPP juga berencana membentuk forum komunikasi tetap antara generasi milenial dan anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PPP agar aspirasi dapat disampaikan secara berkala dan berkelanjutan. Adapun isu-isu yang menjadi perhatian utama milenial antara lain peluang kerja kreatif, pengembangan ekonomi digital, serta keberlanjutan lingkungan hidup.

Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Data Desil, Seribu Pendaftar Bansos Pendidikan Segera Terakomodasi

Sementara itu, Agus Mashuri, anggota Komisi D DPRD Surabaya, menegaskan bahwa fokus pada generasi milenial dilandasi oleh besarnya potensi yang dimiliki kelompok usia tersebut.

“Mereka punya ide-ide segar dan kemampuan teknologi yang luar biasa. Jika diberikan ruang yang tepat, kita bisa bersama-sama mewujudkan Surabaya yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru