SURABAYA - Anggota DPRD Kota Surabaya, Ais Syafiyah Asfar, menggelar kegiatan reses di wilayah Gubeng. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, terutama terkait layanan kesehatan dan kondisi lingkungan permukiman.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan pengalaman mereka saat berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Baca juga: Perda Disabilitas Masuk Program DPRD, William: Harus Segera Dijalankan
Salah seorang warga menuturkan bahwa obat yang diresepkan dokter untuk kebutuhan 20 hari hanya diberikan selama lima hari. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran terkait kelanjutan pengobatan.
Keluhan lain datang dari warga yang pernah menjalani perawatan rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan. Warga tersebut mengaku dipulangkan setelah tiga hari perawatan, meski merasa kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih.
Baca juga: Fraksi PKB DPRD Surabaya Rombak Struktur untuk Tingkatkan Kinerja
Pengalaman ini disampaikan dengan harapan pelayanan kesehatan dapat dirasakan lebih adil dan manusiawi oleh seluruh pasien.
Selain persoalan kesehatan, warga juga menaruh perhatian pada kondisi lingkungan sekitar. Salah satu usulan yang disampaikan adalah perbaikan selokan di balai RW yang kerap menyebabkan genangan air dan banjir saat hujan turun.
Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Data Desil, Seribu Pendaftar Bansos Pendidikan Segera Terakomodasi
Warga berharap perbaikan tersebut dapat segera dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Ais Syafiyah Asfar menegaskan komitmennya untuk menampung dan mengawal setiap keluhan warga. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelayanan kesehatan dan fasilitas lingkungan dapat terus diperbaiki sesuai kebutuhan masyarakat. (dims)
Editor : Redaksi