SURABAYA – Jajaran DPD PSI Surabaya mendatangi rumah duka almarhum Edy Suratno, korban kecelakaan gondola yang terjadi saat hujan badai melanda Kota Surabaya. Kunjungan tersebut sebagai bentuk empati dan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya.
Sekretaris DPD PSI Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengaku sangat terkejut dan berduka atas kabar berpulangnya Edy. Ia menyebut almarhum bukan hanya sosok pekerja yang gigih, tetapi juga Ketua RT di kawasan Tambak Wedi Baru yang dekat dengan warganya.
Baca juga: Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar HukumÂ
“Saya mengenal dekat beliau secara personal. Kami sering berdialog dan berdiskusi tentang berbagai persoalan masyarakat di Tambak Wedi Baru. Kabar berpulangnya beliau membuat saya kaget sekaligus sedih. Saya bersaksi beliau adalah orang baik yang selalu memikirkan warganya,” ujar Yuga.
Takziah tersebut juga dihadiri Ketua DPD PSI Surabaya, Grace Evi Ekawati, yang akrab disapa Mami Evi. Di tengah kesibukannya, ia menyempatkan hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moril kepada istri dan anak almarhum.
Baca juga: Konsolidasi Internal, PSI Kota Surabaya Gelar Kopdarsus
Mami Evi turut menyerahkan santunan dan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Ia berharap dukungan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Beliau wafat saat menunaikan tugas dan pekerjaannya. InsyaAllah menjadi amal ibadah,” ucap Mami Evi.
Baca juga: Wawali Madiun Bagus Panuntun Resmi Pimpin PSI Jatim, Targetkan Lonjakan Kursi di Pemilu 2029
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat doa bersama dipanjatkan. Keluarga berharap almarhum dikenang sebagai pribadi baik yang telah banyak berbuat untuk masyarakat sekitar. (dim)
Editor : Redaksi