SURABAYA – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur. Pelantikan ini menjadi momentum penting konsolidasi PSI Jatim dalam menghadapi kontestasi politik nasional, khususnya Pemilu 2029.
Usai dilantik, Bagus menegaskan bahwa fokus utama PSI Jawa Timur adalah bertarung dan menambah perolehan kursi legislatif. Ia meminta kader yang saat ini telah memiliki kursi untuk mempertahankannya, sementara kader lainnya didorong bekerja keras merebut kursi baru.
“Tugas kita cuma satu: bertarung. Yang punya kursi harus mempertahankan, yang belum punya kursi harus menambah kursi,” tegas Bagus saat Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jatim di Gedung Dyandra, Surabaya, Jumat (9/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga melaporkan kesiapan struktur organisasi PSI Jawa Timur kepada Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Ia menyebut proses verifikasi struktur partai telah mencapai hampir 96 persen, yang menjadi syarat utama pelaksanaan Rakorwil.
“Saya laporkan ke Mas Kaesang, hasil verifikasi alhamdulillah hampir 96 persen. Ini syarat utama Rakorwil hari ini,” ujarnya.
Menurut Bagus, dinamika politik di Jawa Timur tergolong keras dan kompetitif. Karena itu, tahun 2025 disebutnya sebagai fase krusial untuk membangun mental bertarung kader hingga tingkat akar rumput.
“Jatim ini daerah bertarung keras. Kalau tidak siap bertarung, ya wassalam. Setiap daerah harus punya peta pertarungan dan tahu siapa yang berpeluang menang di 2029,” katanya.
Bagus juga menekankan bahwa politik tidak hanya soal struktur organisasi, tetapi juga ilmu dan mentalitas. Konsolidasi partai, kata dia, harus menjangkau hingga tingkat RT. Bahkan, seluruh kepala daerah dari PSI diwajibkan hadir dalam agenda koordinasi sebagai bagian dari penilaian kinerja partai.
“Semua kepala daerah wajib hadir. Ini menjadi penilaian utama apakah PSI benar-benar diperhatikan dan bekerja di daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengungkapkan bahwa penunjukan Bagus Panuntun sebagai Ketua DPW PSI Jawa Timur melalui proses evaluasi ketat. Ia mengaku sengaja menguji kinerja Bagus sebelum menandatangani surat keputusan.
“Saya sengaja ingin lihat kinerjanya. Saya kasih target satu bulan untuk verifikasi struktur, dan ternyata bisa tercapai,” ungkap Kaesang.
Dalam kurun waktu satu bulan, verifikasi struktur PSI Jawa Timur tercatat mencapai sekitar 95 persen atau 635 data, capaian yang menurut Kaesang menjadi bukti keseriusan dan kapasitas kepemimpinan Bagus.
PSI Jawa Timur sendiri menargetkan 100 kursi DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur serta 8 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur pada Pemilu 2029. Kaesang pun mengaku terkesan dengan perkembangan PSI di wilayah ini, termasuk munculnya kader berlatar belakang aktivis yang kini menempati posisi strategis.
“Waktu pelantikan saya merinding. Saya lihat PSI di Jawa Timur sudah sejauh ini,” pungkas Kaesang. (dims)
Editor : Redaksi