Kisah Kombes Pol Ganis Setyaningrum: Raih Doktor Unair di Tengah Kesibukan Tugas di Polda Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kombespol Ganis Setyaningrum.
Kombespol Ganis Setyaningrum.

i

SURABAYA- Prestasi membanggakan diraih Direktur Reserse Kriminal Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur, Kombespol Ganis Setyaningrum.

Perwira menengah Polri tersebut resmi menyandang gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan dari Universitas Airlangga (Unair). Sekaligus menegaskan pentingnya peran strategis polisi wanita (Polwan) dalam mendorong transformasi dan peningkatan kinerja institusi kepolisian.

Gelar doktor diraih Ganis setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Doktor Terbuka Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana Unair, Rabu 24 Juni 2026

Disertasi berjudul “Anteseden Kemampuan Berubah Organisasi untuk Meningkatkan Kinerja Kepolisian: Studi Multilevel dalam Perspektif Kepemimpinan Polisi Wanita”. Itu mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan organisasi kepolisian beradaptasi terhadap perubahan dengan menempatkan kepemimpinan Polwan sebagai salah satu elemen penting.

Dalam pemaparannya, Ganis menjelaskan bahwa perubahan lingkungan strategis yang begitu cepat menuntut institusi kepolisian untuk terus bertransformasi. 

Menurutnya, kemampuan organisasi untuk berubah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kinerja internal kepolisian.

"Alhamdulillah sidang terbuka hari ini berjalan lancar. Banyak pertanyaan yang muncul dari para promotor, penyanggah, maupun akademisi yang hadir terkait bagaimana peran Polwan dan kontribusi yang dapat diberikan kepada institusi kepolisian saat ini. Melalui penelitian ini kami ingin menunjukkan bahwa Polwan memiliki peran penting dalam mendukung perubahan organisasi dan peningkatan kinerja kepolsidang" ujar Ganis, ditemui usai sidang.

Penelitian tersebut juga menyoroti pentingnya kepemimpinan transformasional yang mampu mendorong anggota organisasi untuk beradaptasi, berinovasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Ganis, kemampuan tersebut menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar dalam menghadapi tantangan kepolisian modern.

"Ke depan kami ingin menularkan semangat peningkatan kompetensi kepada rekan-rekan Polwan lainnya. Kompetensi harus terus ditingkatkan, baik melalui pendidikan formal, informal, maupun pelatihan-pelatihan yang mendukung pelaksanaan tugas. Semua itu dilakukan agar kita dapat memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang tugas masing-masing," ucapnya. 

Menurut Ganis, salah satu fokus yang akan terus diperkuat adalah peningkatan kapasitas Polwan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. 

Hal tersebut dinilai sejalan dengan tuntutan masyarakat yang menginginkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial.

Di hadapan para peserta sidang dan tamu undangan yang hadir, Ganis juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya budaya belajar sepanjang hayat bagi setiap anggota Polri. 
Ia menilai kesempatan yang kini diberikan kepada Polwan untuk berkembang dan menempuh pendidikan yang lebih tinggi harus dimanfaatkan secara optimal. 

Perjalanan akademik Ganis sendiri terbilang menarik. Ia memiliki latar belakang pendidikan sarjana kimia dan pernah menjadi mahasiswa penerima beasiswa dari institusi kepolisian. Namun ketertarikannya untuk terus mengembangkan diri membuatnya tidak terpaku pada satu bidang ilmu.

Setelah menempuh pendidikan di bidang sains, ia kemudian memperluas wawasan dengan mempelajari hukum hingga akhirnya memilih program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Unair. 

"Bagi saya, di mana pun tempatnya adalah kelas dan setiap orang bisa menjadi guru. Karena itu saya ingin mempelajari bidang-bidang lain agar memiliki perspektif yang lebih komprehensif dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri," ungkapnya.

Meski berhasil menyelesaikan studi dengan hasil membanggakan, perjalanan menuju gelar doktor tidaklah mudah. Ganis mengaku harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesibukan tugas kedinasan hingga beberapa kali perpindahan penugasan yang menuntut konsentrasi tinggi. Namun dengan manajemen waktu yang baik serta dukungan keluarga, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui.

"Tantangan terbesar adalah membagi waktu. Ada masa-masa ketika saya harus berpindah tugas dan menghadapi tanggung jawab yang membutuhkan konsentrasi penuh. Namun saya berusaha menjalani semuanya dengan baik tanpa mengabaikan prioritas yang harus diselesaikan," katanya. (*)

Berita Terbaru

Tampil Dominan, Kades-Kades Gresik Taklukkan Bangkalan 4-1 di PKDI Cup II 2026

Tampil Dominan, Kades-Kades Gresik Taklukkan Bangkalan 4-1 di PKDI Cup II 2026

Sabtu, 08 Agu 2026 20:01 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 20:01 WIB

Gresik - Tim sepak bola Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Gresik tampil dominan saat menghadapi PKDI Bangkalan dalam laga PKDI Cup II 2026.…

Kapolda Sulbar Cek Progres Rusun Polres Mamasa

Kapolda Sulbar Cek Progres Rusun Polres Mamasa

Sabtu, 08 Agu 2026 19:41 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 19:41 WIB

MAMASA — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau perkembangan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Polres M…

Bos Ruko Sakura Permai AH Dikabarkan Mangkir, BNN RI Belum Respons Pemeriksaan Saksi Kasus Narkoba di Batam

Bos Ruko Sakura Permai AH Dikabarkan Mangkir, BNN RI Belum Respons Pemeriksaan Saksi Kasus Narkoba di Batam

Sabtu, 08 Agu 2026 19:28 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 19:28 WIB

BATAM - Pemeriksaan AH alias AM, pemilik ruko di kawasan Sakura Permai, Batu Ampar, Batam, yang dipanggil sebagai saksi dalam pengembangan kasus narkoba dan…

Eks Penyidik KPK Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperluas, Uang 500 Miliar dan 74 Kg Emas Jadi Sorotan

Eks Penyidik KPK Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperluas, Uang 500 Miliar dan 74 Kg Emas Jadi Sorotan

Sabtu, 08 Agu 2026 11:05 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 11:05 WIB

JAKARTA- Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo meminta aparat penegak hukum memperluas penyidikan kasus yang menjerat mantan Jaksa…

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Cari Figur Berintegritas

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031, Cari Figur Berintegritas

Sabtu, 08 Agu 2026 09:50 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 09:50 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya untuk periode…

Pemkot Surabaya Beri Insentif Rp300 Ribu bagi Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum

Pemkot Surabaya Beri Insentif Rp300 Ribu bagi Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum

Sabtu, 08 Agu 2026 09:47 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 09:47 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap masih maraknya aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota. Tidak hanya kursi besi,…