OTT Bupati Tulungagung, KPK Sebut Terrkait Dugaan Pemerasan

Reporter : Redaksi
Bupati Tulungagung, Gatoto Sunu Wibowo saat tiba di KPK

JAKARTA– KPK mengungkapkan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jatim terkait dugaan tindak pidana pemerasan. Hal tersebut sudah di benarkan oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Namun, Asep belum mau menyampaikan mengenai konstruksi perkara dalam OTT tersebut secara rinci. "Pemerasan,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Sabtu 11 April 2026.

Baca juga: Sidang Perdana Bupati Tulungagung Gatut Sunu Digelar 4 September di Tipikor Surabaya

KPK menduga Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menerima sejumlah uang. Hal tersebut yang membuat dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) 

pada Jumat (10/4) malam.

"Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara. Dengan cara-cara melawan hukum," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.

Budi belum menjelaskan rinci penerimaan uang diduga dilakukan Gatut ini terkait apa. Ia hanya menyebut tim penindakan KPK turut mengamankan uang tunai saat OTT semalam.

Baca juga: KPK OTT Bupati Pemalang dari Partai Golkar, Amankan Uang Tunai Lebih dari Rp2 Miliar

Budi mengatakan total ada 18 orang yang ditangkap dalam OTT di Tulungagung. Namun, hanya 13 orang yang dibawa ke Gedung KPK, Jakarta, termasuk Gatut.

Mereka yang dibawa ke Jakarta antara lain, 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Bupati Gatot, dan 1 orang merupakan pihak lainnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Baca juga: OTT Bupati Langkat, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Gatut terpilih menjadi Bupati Tulungagung pada Pilkada 2024. Ia sebelumnya adalah kader PDIP, namun keluar dan bergabung ke Partai Gerindra sebelum pemilihan.

Gatut pernah menjadi Wakil Bupati Tulungagung 2019-2023. Ia juga dikenal sebagai pengusaha toko bangunan.

Sebelumnya, KPK juga sudah menangkap sejumlah kepala daerah pada awal tahun ini. Beberapa kepala daerah yang ditangkap berasal dari Jawa Timur, seperti Bupati Ponorogo dan Wali Kota Madiun. (Rri)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru