Kasus Kematian akibat COVID Pekan Ini Melonjak 25,3 Persen

bacasaja.id
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, Selasa (02/2/2021).

BACASAJA.ID - Jumlah tingkat fatalitas akibat COVID-19 diketahui meningkat 25,3 persen pada pekan ini jika dibandngkan dengan jumlah kematian pada pekan sebelumya.

Terkait hal ini, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, pada pekan sebelum ini, jumlah kematian akibat COVID-19 sebetulnya telah menurun tiga persen dibanding pekan sebelumnya.

“Kasus kematian secara nasional bisa dikatakan perkembangan pada pekan ini buruk, setelah kemarin sempat mengalami penurunan tiga persen,” ujar Wiku dalam sebuah konferensi pers, Selasa (02/2/2021).

Jumlah fatalitas akibat COVID, sambung Wiku, memang naik turun. Pada pekan ini, tingkat kematian tertinggi terjadi di Jawa Barat, yang naik dua kali lipat dibandingkan pekan sebelumnya. Kemudian, tingkat kematian tertinggi juga terjadi di Jawa Tengah, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Kalimantan Utara.

Demi meminimalisir jumlah kematian, Wiku mengungkapkan, kualitas pelayanan terhadap pasien COVID-19 di rumah sakit, terutama pada pasien lanjut usia, harus ditingkatkan.

“Lansia yang cenderung memiliki daya tahan tubuh lebih rendah dan penyakit komorbid yang dimilikinya dapat memperparah kondisi tubuh saat terinfeksi COVID-19,” ujarnya.

Meski demikian, tidak hanya lansia yang harus mewaspadai bahayanya virus corona. Setiap individu, terutama yang memiliki penyakit komorbid, bisa saja terinfeksi virus corona dan mengakibatkan kondisi yang parah.

“Kematian akibat COVID-19 tidak hanya terjadi pada mereka yang memiliki komorbid, tetapi bisa pada siapa saja terutama yang terlambat mencari pertolongan,” ujar Wiku. (tna/rga)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru