BACASAJA.ID - Hujan terus menerus membuat jalur Wisata Pacet-Trawas, Mojokerto longsor. Bukit setinggi 10 meter di Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet, ambrol dan menutupi jalur wisata itu. Material longsor berupa tanah, batu, dan pepohonan menimbun jalan sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat longsor tersebut dua rumah dikosongkan karena posisi bangunan sudah menggantung. Untuk membersihkan material longsor, puluhan relawan, TNI dan Polri turun ke lokasi.
Informasi yang dihimpun, longsor ini terjadi pada Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 19.30 WIB usai hujan lebat menguyur Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. “Untuk lebar tebing yang longsor kurang lebih 20 meter,” ujar Muhammad Zaini, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto dikutip Rabu (3/2/2021).
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Surabaya Gelar Simulasi Penanganan Kedaruratan di 26 Titik
Dijelaskannya, longsor akibat hujan yang terus menerus di Mojokerto. Berdasarkan pantauan aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, di wilayah Kabupaten Mojokerto diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sehingga menyebabkan tebing jalan Desa Cempokolimo, Pacet, longsor.
Baca juga: Sunrise Mall 2, Destinasi Baru Penggerak Ekonomi Kota Mojokerto
Tadi malam, BPBD Kabupaten Mojokerto bersama Koramil, Polsek Pacet, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto sudah melakukan pembersihan. (mk/l1)
Editor : Redaksi