Sifa Kartika Putri, Bocah 12 Tahun Asal Mojokerto Sapu Bersih 4 Emas Kejurprov Loncat Indah Jatim 2026

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sifa Kartika Putri
Sifa Kartika Putri

i

MOJOKERTO– Nama Sifa Kartika Putri mulai mencuri perhatian di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Loncat Indah Jawa Timur 2026. Atlet muda kelahiran 2014 asal Kabupaten Mojokerto ini tampil dominan dengan torehan empat medali emas, sekaligus menjadi salah satu pilar keberhasilan kontingennya keluar sebagai juara umum.

Di usia yang baru menginjak 12 tahun, Sifa menunjukkan kematangan teknik yang jarang dimiliki atlet seusianya. Pada nomor papan 3 meter putri, ia tampil sebagai yang terbaik dengan total nilai 131,45 poin, mengungguli pesaing dari Kota Surabaya. 

Penampilannya terbilang konsisten sejak lompatan awal hingga akhir. Sifa mampu menjaga stabilitas saat melakukan berbagai teknik, mulai dari back dive hingga forward 2½ somersaults, yang menjadi salah satu penentu keunggulannya di papan skor. 

Dominasi Sifa tidak berhenti di satu nomor. Ia juga sukses mengamankan tiga medali emas lainnya di kategori usia dan nomor terbuka, menjadikannya salah satu atlet dengan raihan medali terbanyak dalam kejuaraan yang digelar di Kolam Renang Primalaras Surabaya, 18–19 April 2026 tersebut.

Capaian ini turut mendongkrak posisi Kabupaten Mojokerto di puncak klasemen akhir dengan total 8 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.  Keberhasilan itu menegaskan kekuatan regenerasi atlet loncat indah di daerah tersebut.

Di balik prestasinya, Sifa dikenal sebagai atlet yang tekun dan disiplin dalam latihan. Meski masih berstatus pelajar, ia mampu membagi waktu antara pendidikan dan latihan intensif. Latihan teknik dasar hingga penguasaan mental saat bertanding menjadi kunci utama perkembangan pesatnya dalam beberapa tahun terakhir.

Pelatih Loncat Indah Kabupaten Mojokerto, Ahmad Subekti, dikonfirmasi Kamis (23/4/2026) mengaku bersyukur atas capaian yang diraih anak asuhnya. Ia menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan yang kami miliki, anak-anak tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam berlatih. Kami bahkan tidak memiliki fasilitas latihan di air, dan baru tiga hari sebelum kejuaraan bisa berlatih di kolam. Namun yang terpenting, anak-anak tetap semangat dan mampu memberikan hasil terbaik hingga menjadi juara umum,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim.

Menurut Ahmad Subekti, para atlet Mojokerto turun di berbagai nomor, mulai dari papan 0,5 meter, 1 meter, hingga 3 meter. Mereka juga tampil di nomor open putri 1 meter dan 3 meter, serta kategori putri di papan 0,5 meter dan 1 meter.

Ia berharap, prestasi ini menjadi momentum untuk pengembangan loncat indah di Mojokerto. Salah satu kebutuhan mendesak yang disorot adalah fasilitas latihan. “Kami berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Mojokerto bisa membangun kolam loncat indah, bahkan kalau memungkinkan berstandar nasional. Selama ini anak-anak harus ke Surabaya untuk latihan, jaraknya cukup jauh dan tentu menjadi kendala,” tambahnya.

Keberhasilan Mojokerto menjadi juara umum sekaligus memunculkan dinamika baru dalam peta persaingan loncat indah Jawa Timur. Dominasi Kota Surabaya yang selama ini kuat mulai mendapat tantangan serius. Dengan munculnya atlet-atlet muda seperti Sifa Kartika Putri serta kekuatan baru dari sejumlah daerah, kompetisi loncat indah di Jawa Timur kini semakin terbuka dan kompetitif. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Kirim Damkar Bantu Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo

Pemkot Surabaya Kirim Damkar Bantu Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo

Rabu, 12 Agu 2026 20:03 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:03 WIB

PROBOLINGGO-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengerahkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk membantu penanganan kebakaran hutan …

AH alias AM Mangkir di Panggilan Pertama, Deputi BNN Aswin Sipayung: Kita Panggil Lagi

AH alias AM Mangkir di Panggilan Pertama, Deputi BNN Aswin Sipayung: Kita Panggil Lagi

Rabu, 12 Agu 2026 18:44 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:44 WIB

BATAM – Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol. Aswin Sipayung, membenarkan bahwa AH tidak memenuhi panggilan pertama BNN RI u…

Gelar Operasi Semester I Polda Sulbar: Evaluasi Kinerja, Penyamaan Persepsi, dan Perkuat Strategi Jaga Kamtibmas Kondusi

Gelar Operasi Semester I Polda Sulbar: Evaluasi Kinerja, Penyamaan Persepsi, dan Perkuat Strategi Jaga Kamtibmas Kondusi

Rabu, 12 Agu 2026 18:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:02 WIB

POLDA SULBAR - Polda Sulawesi Barat menggelar kegiatan Gelar Operasi (GO) Semester I Tahun 2026 di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Rabu (12/8/26). Kegiatan ini…

Polda Sulbar Tuntaskan Penyidikan Kasus Kecelakaan Kerja di Pasangkayu, Tersangka dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polda Sulbar Tuntaskan Penyidikan Kasus Kecelakaan Kerja di Pasangkayu, Tersangka dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 12 Agu 2026 17:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:58 WIB

POLDA SULBAR – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Barat telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II kepada Kejaksaan N…

Polri Melayani dengan Hati: Perjuangan Evakuasi Nenek Sania dari Pegunungan Mambi Wilayah Hukum Polda Sulbar

Polri Melayani dengan Hati: Perjuangan Evakuasi Nenek Sania dari Pegunungan Mambi Wilayah Hukum Polda Sulbar

Rabu, 12 Agu 2026 14:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 14:58 WIB

POLDA SULBAR - Aksi kepedulian luar biasa jajaran Bhabinkamtibmas Polda Sulbar bersama masyarakat di wilayah pegunungan Mambi, Kabupaten Mamasa, menyita…

Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Hama Yang Bernilai Mahal

Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Hama Yang Bernilai Mahal

Rabu, 12 Agu 2026 11:19 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:19 WIB

Oleh : Singky Soewadji Salam Lestari ! Monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) sering dipakai dalam penelitian medis karena DNA dan organ tubuhnya mirip…