SURABAYA– Aksi melempar molotov yang menyasar fasilitas kepolisian menggemparkan Kota Surabaya, Jawa Timur. Dua pos polisi lalu lintas (pos lantas) di kawasan Bundaran Waru dan Margorejo Jalan Ahmad Yani, menjadi sasaran penyerangan oleh orang tidak dikenal pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Insiden beruntun ini langsung disikapi Satreskrim Polrestabes Surabaya. Petugas kini berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang diduga kuat terlibat aksi penyerangan tersebut.
Baca juga: Buron Dua Minggu, Pelaku Pembacokan Karyawan Tempat Hiburan di Surabaya Akhirnya Tertangkap
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP David Manurung, membenarkan penangkapan salah satu terduga pelaku.
"Benar mas, pelaku sudah ditangkap dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tegas AKBP David Manurung dikutip dari RRI, Minggu, 16 Agustus 2026.
Meski demikian, pihak kepolisian masih enggan membeberkan identitas maupun profil rinci terduga pelaku yang telah diamankan. David menjelaskan bahwa penyidik masih berfokus mendalami motif utama di balik aksi nekat tersebut, serta mengusut apakah ada keterlibatan pelaku lain.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, aktivitas di Pos Polisi Bundaran Waru (Cito) sebenarnya tampak berjalan normal dengan beberapa personel polisi yang berjaga.
Namun, sisa-sisa aksi perusakan masih terlihat jelas. Sebagian area dalam pos telah dipasang garis polisi (police line), sementara kaca di sisi selatan gedung tampak retak dan pecah.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Pelaku Baru, Terungkap Peran Pengawas dalam Aksi Penculikan
Kondisi jauh lebih parah terlihat di Pos Polisi Ahmad Yani Margorejo. Bangunan pos tersebut mengalami kerusakan akibat terbakar. Becak-bekas kobaran api meninggalkan noda hitam pekat di bagian lantai, dinding, hingga pintu dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter.
Dugaan bahwa penyerangan ini menggunakan bom molotov diperkuat oleh keterangan saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Yudi, seorang petugas penjaga pintu perlintasan kereta api di kawasan Margorejo, mengaku melihat langsung detik-detik menegangkan tersebut.
Menurut Yudi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, tepat sebelum ia bersiap memulai shift kerjanya pada malam hari.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pemalsuan STNK Lintas Wilayah, 5 Tersangka Ditangkap
"Kejadiannya di bawah jam 8 malam, sekitar setengah 8. Saat itu saya baru tiba di pos perlintasan," cerita Yudi di lokasi kejadian.
Yudi membeberkan, ia sempat melihat seorang pengendara sepeda motor misterius mendadak berhenti di bawah tenda Pos Polisi Margorejo. Tanpa diduga, pengendara tersebut menyulut api pada sebuah benda sebelum akhirnya dilemparkan ke arah bangunan posko.
"Gak ada suara ledakan keras, cuma kayak suara kaca pecah gitu. Dia jelas-jelas menyalakan api, kelihatannya melempar botol karena terdengar bunyi kaca yang hancur saat mengenai bangunan," pungkas Yudi.
Editor : Redaksi