Bahtiyar: Rusunami Jadi Solusi Warga Surabaya yang Kesulitan Punya Rumah

bacasaja.id
Bahtiyar Rifai

SURABAYA – Warga berpenghasilan rendah di Surabaya berpeluang memiliki hunian di dalam kota tanpa harus mencari rumah hingga ke wilayah penyangga. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai mendorong rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi segera direalisasikan.

Bahtiyar menilai Rusunami dapat menjadi jawaban atas persoalan keterbatasan lahan sekaligus tingginya kebutuhan hunian layak dan terjangkau di Kota Pahlawan.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

"Kita mendorong program Rusunami itu bisa direalisasikan. Nantinya diprioritaskan bagi warga berpenghasilan rendah hingga maksimal pendapatan UMR," kata Bahtiyar, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, pembangunan hunian vertikal menjadi pilihan yang realistis karena ketersediaan lahan di Surabaya semakin terbatas. Pemerintah kota, kata dia, perlu hadir memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

Selama ini, keterbatasan pilihan hunian dengan harga terjangkau membuat sebagian warga Surabaya memilih membeli rumah di wilayah penyangga seperti Gresik dan Sidoarjo.

"Banyak warga Surabaya yang selama ini terpaksa membeli rumah di luar wilayah penunjang. Banyak yang beli di Gresik atau Sidoarjo. Dengan program ini, mereka bisa memanfaatkan Rusunami sehingga jaraknya dekat dengan tempat kerja," ujarnya.

Baca juga: William Wirakusuma Soroti Transportasi dan Parkir Jelang Surabaya Jadi Tuan Rumah Porprov X

Bahtiyar menyebut rencana pembangunan Rusunami tersebut cukup memungkinkan karena Pemkot Surabaya memiliki sejumlah aset lahan yang dapat dimanfaatkan. Beberapa lokasi yang telah direncanakan yakni kawasan Ngagel di Surabaya Tengah, Tambak Wedi di Surabaya Utara, serta Sememi di Surabaya Barat.

Namun, ia menegaskan Rusunami harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya. Karena itu, warga yang memiliki KTP Surabaya perlu menjadi prioritas penerima.

"Rusunami nanti harus dikhususkan untuk warga yang ber-KTP Surabaya," tegasnya.

Baca juga: Perda Disabilitas Masuk Program DPRD, William: Harus Segera Dijalankan

Untuk mempercepat realisasi, Bahtiyar mendorong pembangunan Rusunami dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Surabaya, pemerintah pusat, dan pihak swasta.

Menurutnya, program tersebut juga dapat diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat di sektor perumahan sehingga pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat berjalan lebih optimal.

"Kolaborasi dengan pemerintah pusat atau dengan swasta. Program Rusunami itu akan diselaraskan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan Rakyat, di mana pembangunan hunian layak ini bisa dikolaborasikan," pungkasnya. (dim)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru