SURABAYA — Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day pada 5 Oktober menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan dan membentuk generasi penerus bangsa.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Hj. Lutfiyah S.Psi, menilai guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas generasi muda, termasuk di Kota Surabaya.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik karakter dan membentuk masa depan anak-anak kita,” ujar Lutfiyah.
Menurutnya, penghargaan kepada guru tidak cukup hanya melalui ucapan atau seremoni. Perhatian terhadap kesejahteraan, peningkatan kompetensi, serta lingkungan kerja yang mendukung juga menjadi bagian penting dalam menghargai pengabdian para pendidik.
Lutfiyah mengatakan tantangan yang dihadapi guru saat ini semakin kompleks. Selain dituntut mengikuti perkembangan teknologi, guru juga harus mampu memahami perubahan karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Guru harus terus diperkuat. Jangan sampai guru justru terbebani dengan berbagai persoalan sehingga tidak bisa maksimal menjalankan tugas utamanya, yaitu mendidik anak-anak,” tegasnya.
Ia mendorong Pemkot Surabaya untuk terus memberikan perhatian kepada tenaga pendidik melalui peningkatan kapasitas, dukungan terhadap kesejahteraan, serta kebijakan yang mampu menunjang tugas guru di sekolah.
“Kalau kita ingin pendidikan Surabaya semakin maju, maka gurunya harus kita kuatkan. Karena di tangan para guru ada masa depan anak-anak Surabaya,” katanya.
Peringatan Hari Guru Sedunia 2026 memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 60 tahun pengadopsian Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru pada 1966.
Lutfiyah berharap momentum tersebut tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya memberikan penghargaan dan dukungan nyata kepada para guru.
“Selamat Hari Guru Sedunia. Terima kasih kepada seluruh guru atas pengabdian dan dedikasinya. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang jasanya akan terus dikenang oleh setiap generasi,” pungkasnya. (dims)
Editor : Redaksi