Surabaya Gencarkan Vaksinasi COVID-19 Massal di Lingkungan RT Zona Merah

bacasaja.id
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febri Adhitya Prajatara.

BACASAJA.ID -Pemerintah Kota Surabaya menggeber vaksinasi COVID-19 massal untuk warga berusia 18 tahun ke atas di RT-RT zona merah. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan kasus.

Terkait hal ini, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febri Adhitya Prajatara mengungkapkan, hingga saat ini jumlah warga di Surabaya yang telah disuntik vaksin sudah lebih dari 1,3 juta orang. Tahapan vaksinasi sudah juga terlewati mulai dari tahap 1 sampai tahap 4.

Baca juga: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Kemudian menghadapi dengan situasi saat ini saat kasus Covid-19 melonjak, Pemkot Surabaya akan mengutamakan vaksinasi massal ke daerah-daerah yang berzona merah.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

“Vaksinasi tahap 4 untuk masyarakan umum usia 18 tahun hingga pra lansia, dikhususkan di zona-zona merah. Kali ini untuk mengantisipasi penyebaran, kami utamakan dulu kawasan zona merah, yang zona kuning menunggu dulu,” kata Febri, Jumat (25/6/2021).

Menurut Febri, Pemkot Surabaya sengaja menargetkan wilayah vaksinasi massal per RT di setiap kecamatan. Mengenai berapa jumlah RT yang berzona merah dan di RT mana saja, Febri mengatakan data tersebut sudah tertera di laman website lawancovid-19.surabaya.go.id.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

“Vaksinasi massal menyasar ke RT-RT, kita tembak di sekitaran RT tersebut. Kalau kita lihat di lawancovid-19 sudah tertera di sana berapa RT yang berzona merah, zona kuning dan jumlah jiwa. Juga berapa yang belum divaksin dan sudah divaksin,” paparnya.

Selain vaksinasi massal, Satgas Covid-19 Surabaya juga menggencarkan tes massal di ruang-ruang publik yang berpotensi kerumunan dengan mengerahkan tim swab hunter. Dengan upaya tracing, testing, dan treatment diharapkan penanganan Covid-19 di Surabaya lebih optimal.

“Kita setiap malam ada swab hunter karena PPKM Mikro berjalan jadi tempat-tempat akan kami swab hunter, melakukan patroli di pasar, mal, dan lainnya,” tambah Febri. (rga)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru